Jenazah Affan Kurniawan saat dibawa ke pemakaman di TPU Karet, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kericuhan aksi demonstrasi meninggalkan duka mendalam. Dua mitra pengemudi Grab meninggal dunia dan tiga lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Kami menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhum Afan Kurniawan di Jakarta dan almarhum Rusdamiansyah atau Dandi di Makassar,” kata Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, dalam konferensi pers virtual, Ahad (31/8/2025).
Adapun tiga mitra yang masih dirawat adalah Umar di RS Pelni Jakarta, Aji di RSUD Tarakan Jakarta, serta Budi Haryadi di RS Primajaya Makassar. “Sampai hari ini, ada tiga mitra yang masih dirawat di rumah sakit,” ujar Neneng.
Ia menegaskan duka mendalam sekaligus komitmen perusahaan membantu korban. “Kami menyadari tidak ada angka yang bisa menggantikan atau mengimbangi musibah ini. Namun, kami berkomitmen memberikan santunan yang akan disampaikan secara langsung kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Grab menekankan dukungan penuh kepada keluarga korban serta memastikan proses penanganan berjalan dengan baik. Perusahaan juga berjanji mendampingi keluarga, mengingat para mitra yang gugur adalah tulang punggung bagi keluarga mereka.
Bagi Grab, setiap mitra adalah bagian penting dari keluarga besar ojol. Baik mitra Grab yang sedang dirawat maupun mitra yang meninggal dunia.
“Kami berterima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan dari seluruh pihak. Kami berharap keluarga yang terdampak diberikan ruang dan ketenangan. Mari bersama menjaga empati serta memastikan suasana tetap kondusif demi keselamatan bersama,” kata Neneng.