3 Sikap Muslim yang Membuka Lebar Pintu Rezeki

5 hours ago 7

Ilustrasi sedekah mendatangkan rezeki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Rezeki dalam perspektif Islam tidak semata-mata diukur dari banyaknya harta yang dimiliki. Rezeki juga mencakup keberkahan, kesehatan, ketenteraman hati, kesempatan berbuat baik, serta manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Associate Professor Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UHAMKA, Faozan Amar saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah, Jakarta.

Dalam khutbah yang kembali dinarasikan Republika.co.id, Senin (14/9/2026), Faozan menjelaskan, terdapat tiga sikap penting yang dapat menjadi jalan bagi seorang Muslim dalam menjemput kelapangan rezeki.

Ketiganya adalah tekun bekerja dan berusaha, bertawakal kepada Allah SWT, serta gemar bersedekah.

Menurut Faozan, Islam tidak mengajarkan umatnya hanya berdoa tanpa disertai ikhtiar. Alquran justru mendorong manusia untuk bekerja dan mencari karunia Allah SWT.

Dia mengutip firman Allah dalam QS al-Jumu’ah Ayat 10 yang memerintahkan orang-orang beriman untuk bertebaran di muka bumi setelah menunaikan shalat dan mencari karunia Allah.

فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ١٠

“Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.”

“Setelah shalat, Allah memerintahkan kita untuk bertebaran di muka bumi dan mencari karunia-Nya. Ini menunjukkan bahwa ibadah dan ikhtiar ekonomi tidak boleh dipisahkan,” ujar Faozan.

Read Entire Article
Food |