BNN Ungkap Modus Baru Peredaran Narkoba Lewat Vape

4 hours ago 5

Vape atau rokok elektrik (ilustrasi). Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan modus baru peredaran narkoba di masyarakat yaitu memasukkan narkoba cair ke rokok elektrik vape. Mereka menyebut sasaran yang ditargetkan oleh pengedar yaitu anak muda.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan modus baru peredaran narkoba di masyarakat yaitu memasukkan narkoba cair ke rokok elektrik vape. Mereka menyebut sasaran yang ditargetkan oleh pengedar yaitu anak muda.

Sekretaris Utama BNN Irjen Pol Tantan Sulistyana mengatakan modus peredaran narkoba dengan memasukkan narkoba cair ke rokok elektrik vape menjadi ancaman serius. Terlebih para pengedar menyasar kelompok anak muda yang banyak mengisap vape.

"Narkotika sekarang sudah ada pergeseran modus operandi maupun bentuk. Dulu bentuknya kristal, sekarang lebih banyak bergeser ke bentuk cairan," ucap dia saat acara lomba Pasanggiri Agung Kawih Sinom Narkoba musuh bangsa, di Gedung Pusat Kebudayaan Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (14/9/2026).

Ia mengatakan peredaran narkoba jenis cair melalui penggunaan rokok elektrik menyasar anak muda. Mereka banyak menggunakan rokok elektrik.

"Sasarannya siapa? anak muda, karena sekarang anak muda banyak yang menggunakan rokok elektrik," kata dia.

Dengan modus baru tersebut, ia mengatakan sulit dikenali secara kasa mata. Sebab cairan narkoba dapat dimasukkan ke dalam tabung rokok elektrik dan aromanya tersamarkan oleh berbagai varian rasa produk vape.

Tantan mengatakan sejumlah kasus muncul seperti ekstraksi daun ganja menjadi cairan di Sidoarjo. Serta penyelundupan ketamin dan etomidate dalam bentuk cair.

Ia melanjutkan ancaman terhadap kelompok muda juga terlihat dari meningkatnya prevalensi penyalahgunaan narkotika pada kelompok usia 15 hingga 24 tahun. Sementara itu, jumlah pengguna narkoba pada kelompok usia produktif 15 hingga 64 tahun mencapai sekitar 4,1 juta jiwa.

Read Entire Article
Food |