REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aktivitas yang padat membuat waktu untuk berhenti sejenak kerap terlewat. Padahal, mengambil jeda dinilai penting agar tubuh dan pikiran dapat kembali siap menjalani berbagai aktivitas.
Aktor Al Ghazali menilai generasi muda memiliki semangat dan potensi besar. Tetapi tetap membutuhkan ruang untuk memulihkan diri agar dapat kembali beraktivitas secara optimal.
“Di tengah aktivitas yang padat, kita tetap perlu memberi ruang untuk recharge agar bisa kembali sehat dan produktif,” kata Al Ghazali, dikutip dari siaran pers, Selasa (8/9/2026). Waktu untuk recharge pun tidak perlu lama. Kadang baginya lima menit jeda sudah cukup.
Bukan cuma Al, Rossa dan Chicco Jerikho merasakan hal yang sama. Generasi muda dianggap perlu membiasakan diri mengambil waktu sejenak untuk beristirahat dan melakukan recharge di tengah kesibukan. Rossa mengatakan rutinitas sebagai pekerja seni membuat dirinya terbiasa menjalani aktivitas yang padat. Karena itu, ia menilai jeda singkat dapat membantu menjaga fokus sebelum kembali beraktivitas.
“Sebagai seorang pekerja seni, saya terbiasa menjalani aktivitas yang padat setiap hari. Karena itu, saya percaya mengambil jeda sejenak untuk recharge membantu kita kembali fokus dan siap memberikan yang terbaik,” ujar Rossa.
Menurut Rossa, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak terus memaksakan diri ketika menjalani rutinitas.
Sementara itu, Chicco Jerikho menilai jeda singkat dapat membantu seseorang kembali fokus dan memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya. “Sebagai pekerja di dunia entertainment, saya menjalani aktivitas yang sangat dinamis setiap hari. Menurut saya, meluangkan waktu sejenak untuk recharge membantu kita kembali fokus dan siap memberikan yang terbaik,” ujar Chicco.
Ajakan tersebut menjadi bagian dari gerakan nasional “Pasukan bodrex 5 Menit Jeda, Kembali Siap untuk Indonesia” yang digelar pada 21 Agustus hingga 21 Oktober 2026. Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bodrex yang telah berjalan sejak 2006. Melalui gerakan tahun ini, masyarakat diajak membangun kebiasaan mengambil waktu lima menit untuk berhenti sejenak dan memulihkan kondisi sebelum kembali menjalani aktivitas.
Inisiatif tersebut hadir di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat usia produktif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2026 mencatat rata-rata durasi kerja di Indonesia berada pada kisaran 41 hingga 43 jam per pekan. Selain itu, terdapat jutaan pekerja komuter yang harus menempuh perjalanan cukup jauh setiap hari.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas dan waktu pemulihan menjadi semakin relevan. Dalam rangkaian gerakan ini, bodrex menghadirkan Experience Booth di Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas seperti kursi pijat serta pemeriksaan kesehatan gratis sebagai ruang untuk beristirahat sejenak.
Director Brand Consumer Marketing Health Care Division PT Tempo Scan Pacific Tbk Dedy Angkakusuman mengatakan kebiasaan mengambil jeda menjadi semakin penting di tengah ritme kehidupan yang semakin cepat. “Di tengah tuntutan hidup yang semakin cepat, masyarakat tidak hanya butuh solusi yang cepat dan efektif, tetapi juga diingatkan pentingnya jeda,” ujar Dedy.
Menurut dia, lima menit untuk berhenti sejenak bukan berarti menghentikan produktivitas. Sebaliknya, jeda dapat menjadi kesempatan untuk memulihkan energi sebelum kembali menjalankan aktivitas.

6 hours ago
9









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5692679/original/097423800_1778569231-1_1_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552488/original/035803500_1775810333-35830.jpg)