Rosan Ungkap Danantara Buka Peluang Akuisisi Saham Eramet di Weda Bay Nickel

11 hours ago 9

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani (kedua kanan) usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026) malam WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai peluang investasi strategis di Indonesia, termasuk mengakuisisi saham perusahaan asing. Hal ini disampaikan Rosan menanggapi isu Danantara akan mengakuisisi saham perusahaan Prancis, Eramet, di PT Weda Bay Nickel (WBN), Maluku Utara. Menurut dia, Danantara selalu siap menjalin kerja sama strategis, termasuk melakukan aksi korporasi.

“Kita pada dasarnya terbuka atas diskusi dan pembicaraan mengenai investasi yang ada di Indonesia. Danantara juga bisa menjadi strong local partner,” ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Rosan menyampaikan hingga saat ini pembahasan masih berada pada tahap diskusi awal dan belum ada keputusan final terkait rencana akuisisi tersebut. Ia berharap kehadiran Danantara dapat memperkuat posisi Indonesia dalam proyek strategis nasional.

“Kita terbuka kok. Kita diskusi juga dengan Eramet,” katanya.

Pada 2025, CEO Eramet Indonesia Jerome Baudelet menyampaikan kerja sama investasi strategis di sektor nikel intens dibahas dengan Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA).

Danantara dan INA menggandeng perusahaan tambang asal Prancis, Eramet, untuk menjajaki pembentukan platform investasi strategis di sektor nikel dari hulu hingga hilir.

Saat itu, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir menyatakan kolaborasi tersebut bertujuan mengembangkan ekosistem bahan baku baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang berkelanjutan dan terintegrasi di Indonesia.

Ia menuturkan dalam kemitraan tersebut Danantara dan INA akan mengelola pembiayaan jangka panjang untuk mendukung pengembangan investasi, sementara Eramet berkontribusi melalui keahlian teknis dan pengalaman dalam menjalankan proyek pertambangan skala besar sesuai standar keberlanjutan internasional.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |