Astra International Realisasikan Capex Rp 8,8 Triliun pada Semester I 2025

19 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, PT Astra International Tbk (ASII) telah merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp 8,8 triliun pada semester I 2025, dari rencana belanja modal total Rp 25 triliun sepanjang tahun 2025. Wakil Presiden Direktur ASII, Rudy, mengatakan realisasi belanja modal utamanya digunakan untuk pembelian alat berat dalam bisnis kontraktor pertambangan perseroan.

“Realisasi belanja modal Astra sampai semester I 2025 itu sebesar Rp 8,8 triliun, terutama dipakai untuk pembelian alat berat untuk bisnis kontraktor pertambangan,” ujar Rudy dalam Public Expose PT Astra International Tbk tahun 2025 di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ia melanjutkan, realisasi belanja modal juga digunakan untuk kegiatan replanting dan spot maintenance pada bisnis PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), serta pembelian mesin produksi di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).

“Belanja itu juga untuk renovasi maupun pembelian lahan baru bagi cabang-cabang kita di bisnis otomotif,” ungkap Rudy.

PT Astra International Tbk mengalokasikan belanja modal senilai Rp 25 triliun sepanjang 2025, dengan alokasi untuk sektor bisnis utama perseroan, di antaranya otomotif, jasa keuangan, alat berat pertambangan, agribisnis, infrastruktur, serta properti.

“Melihat situasi dan kondisi yang ada, rasanya kami akan sesuaikan dengan yang seharusnya kami keluarkan, dengan kondisi bisnis yang boleh dibilang cukup menantang saat ini,” ujar Rudy.

Dalam kesempatan ini, Rudy juga mengungkapkan realisasi investasi Astra International mencapai Rp 3,3 triliun pada semester I 2025, utamanya dialokasikan untuk aset bidang logistik modern dan sektor kesehatan.

“Masih ada beberapa proyek dalam pipeline kami saat ini, yang akan kami realisasikan di semester II 2025. Nanti kami akan sampaikan, karena sudah mencapai tahap yang cukup matang,” kata Rudy.

Pada semester I 2025, PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih sebesar Rp 15,51 triliun, atau turun 2,15 persen year on year (yoy) dibandingkan Rp 15,85 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

ASII mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 162,85 triliun pada semester I 2025, atau meningkat 1,8 persen (yoy) dibandingkan Rp 159,96 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Food |