Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia meyakini bahwa 5 persen merupakan ambang batas yang ideal untuk partai masuk parlemen (parliamentary threshold). Dalam beberapa hari terakhir, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu bergulir di DPR, meskipun Wakil Ketua Umum DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut pembahasan RUU itu masih memasuki tahap awal.
"Kalau parliamentary threshold dalam komunikasi kita dengan lintas partai, memang ada yang menginginkan, ada 6 (persen), ada 7 (persen), ada 5 (persen), ada di bawah itu juga, tetapi mungkin angka ideal ya, angka ideal itu 5 (persen) cocok lah ya," kata Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui pada sela-sela kegiatannya di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (18/9/2026).
Walaupun demikian, Bahlil tak menjelaskan lebih lanjut sikap partainya mengenai pilihan ambang batas parlemen 5 persen tersebut. Bahlil juga tak menjawab pertanyaan mengenai pertemuan ketua umum-ketua umum partai politik koalisi pemerintah terkait pembahasan ambang batas parlemen itu.
Sejauh ini, tidak hanya Golkar yang menyebut angka 5 persen ideal. Beberapa partai politik yang saat ini punya kursi di Senayan juga menyebut mengusulkan angka lima persen untuk dicantumkan dalam RUU Pemilu. Beberapa partai yang secara terbuka menyebut angka 5 persen itu di antaranya Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PKS, dan Partai Golkar.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sugiono saat ditanya wartawan di Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu (16/9/2026), menyatakan partainya sepakat ambang batas parlemen lima persen dalam pembahasan mengenai RUU Pemilu yang baru.
Sugiono juga menyampaikan angka lima persen itu juga telah dibicarakan dalam pertemuan para ketua umum partai politik koalisi pemerintah yang berlangsung ketika dirinya sedang mendampingi Presiden Prabowo Subianto melawat ke New Delhi, India pekan lalu.
sumber : Antara

1 hour ago
6















































