REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perkumpulan Cita Tenun Indonesia (CTI) kembali membawa kain tenun Nusantara ke panggung mode melalui peragaan busana bertajuk LUNGSARA dalam gelaran 20th Fashion Nation yang akan digelar di Senayan City, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Tahun ini, CTI memperkenalkan tiga jenis tenun dari daerah berbeda, yakni tenun Baduy dari Banten, Endek dan Rangrang dari Bali, serta Tenun Sobi dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Kain-kain tersebut diolah menjadi koleksi busana oleh tiga jenama muda, yaitu Saroong Atelier, OTHMAN, dan KMK by Karel Karuniawan. Pengurus Quality Control Cita Tenun Indonesia Syamsidar Isa mengatakan pemilihan wastra yang berbeda setiap tahun merupakan bagian dari upaya CTI memperkenalkan kekayaan tenun Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.
"Setiap tahun kami memilih wastra yang berbeda-beda. Tahun ini kami mengangkat tenun Baduy, Endek, Rangrang, dan Wajo," ujar Syamsidar, dalam acara temu media, Kamis (17/9/2026).
Menurut dia, CTI tahun ini juga mencoba memperluas pendekatan dengan menggandeng jenama, tidak hanya desainer. Langkah tersebut diharapkan membuat lebih banyak pelaku industri mode memahami karakter dan potensi kain tenun Nusantara sehingga penggunaannya dapat berlanjut dalam koleksi mereka.
"Kami ingin brand makin paham wastra Indonesia. Harapannya, mereka nanti makin sering membuat koleksi dari wastra Indonesia," katanya.
Syamsidar mengatakan pengenalan tenun kepada konsumen di kota-kota besar, khususnya Jakarta, penting bagi keberlanjutan industri tenun dan kehidupan para perajin. Menurut dia, jika pasar tenun hanya terbatas pada masyarakat di daerah asalnya, peluang peningkatan kesejahteraan perajin juga menjadi terbatas.
"CTI tidak bisa berhenti, harus terus mengenalkan karya-karya tenun. Kalau konsumen Jakarta sudah kenal, karya tenun bisa naik. Kalau tidak, nanti tenun cuma laku di warga lokal dan itu tidak meningkatkan kehidupan perajin," ujar Syamsidar.
Melalui LUNGSARA, masing-masing jenama menghadirkan pendekatan berbeda terhadap kain tradisional yang digunakan. Saroong Atelier membawa 12 busana perempuan yang memadukan Endek Bali 3D dengan tenun Rangrang dari Nusa Penida. Endek Bali 3D memiliki motif timbul, sedangkan Rangrang dikenal dengan motif geometris zig-zag dan efek berlubang.

2 hours ago
6















































