Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Tembesi Jambi, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

4 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, SAROLANGUN, – Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Tembesi, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Tim SAR gabungan dari Pos Pencarian dan Pertolongan (Pos SAR) Bungo bersama instansi terkait dan masyarakat saat ini masih terus melakukan operasi pencarian terhadap korban.

Korban diketahui bernama Muhammad Fajri Setiawan, warga RT 05 RW 02, Kelurahan Pauh, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. Humas Basarnas Jambi, M Luthfi, menyampaikan bahwa peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (2/7) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya pergi mandi di aliran Sungai Tembesi Pauh. Di tengah aktivitas tersebut, korban mendadak tenggelam dan hilang terseret arus sungai yang deras.

Pencarian Awal oleh Warga dan Polsek

Upaya pencarian awal sempat langsung dilakukan oleh pihak Polsek Pauh setempat serta warga sekitar. Namun, hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan. Laporan resmi mengenai kondisi membahayakan manusia ini kemudian diterima oleh Pos SAR Bungo pada Jumat (3/7).

Merespons laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi menggerakkan tujuh personel Rescue dari Pos SAR Bungo menuju lokasi kejadian. Tim menempuh jarak sekitar 102 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 3,5 jam.

Operasi SAR Gabungan Dikerahkan

Tim rescue tiba di lokasi dengan membawa peralatan lengkap seperti Rescue Car Hilux, Luxury Craft Rubber (LCR) atau perahu karet, serta peralatan medis, evakuasi, dan komunikasi. Setibanya di sana, Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan briefing dan membagi pergerakan menjadi dua Search Rescue Unit (SRU) untuk menyisir sungai di bawah kondisi cuaca berawan.

SRU 1 yang terdiri dari personel Rescue Pos SAR Bungo melakukan penyisiran di sepanjang sisi kanan sungai ke arah hilir sejauh tiga kilometer. Sementara itu, SRU 2 yang merupakan gabungan dari Damkar Pauh dan BPBD Sarolangun menyisir di sepanjang sisi kiri sungai ke arah hilir dengan jarak yang sama.

Operasi SAR ini berjalan dengan sinergi penuh yang melibatkan berbagai unsur di lapangan, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Bungo, Damkar Pauh, Polsek Pauh, BPBD Sarolangun, serta dibantu oleh masyarakat sekitar yang bahu-membahu melakukan pencarian. Hingga saat ini, tim SAR Gabungan masih terus mengupayakan pencarian secara maksimal di sepanjang aliran Sungai Tembesi dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Food |