Juara 1 MTQ Kaltara Tak Otomatis ke Nasional, LPTQ Gelar Seleksi Ulang

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, MALINAU, – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalimantan Utara (Kaltara), Sanusi, menegaskan bahwa peraih juara 1 pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi tidak secara otomatis akan mewakili daerah ke tingkat nasional. Kepastian ini disampaikan usai penutupan MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kaltara di Kabupaten Malinau.

“Seluruh calon kafilah masih akan mengikuti proses seleksi yang dilakukan oleh LPTQ Provinsi Kaltara,” ujar Sanusi di Malinau, Jumat. Ia menekankan bahwa mekanisme seleksi internal ini bertujuan untuk memastikan hanya peserta terbaik yang dikirim untuk berlaga di ajang nasional.

Sebelumnya, pada Kamis malam (2/7), Sanusi yang juga menjabat sebagai Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kaltara, secara resmi menutup pelaksanaan MTQ ke-X di Panggung Budaya Padan Liu Burung, Kabupaten Malinau. Ia mewakili Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, dalam seremoni penutupan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara. “Keberhasilan penyelenggaraan MTQ merupakan hasil sinergi, dedikasi, dan semangat kebersamaan antara LPTQ Provinsi Kaltara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, LPTQ Kabupaten Malinau, serta seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah yang terlibat,” ucap Sanusi.

MTQ Bukan Sekadar Lomba

Sanusi menjelaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca, menghafal, memahami, maupun menulis Al-Quran. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana strategis untuk membumikan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan utamanya adalah membentuk generasi qurani yang berakhlak mulia, berkarakter, dan berintegritas.

“Tujuan utama MTQ bukan hanya melahirkan para juara, tetapi juga mencetak generasi qurani yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya. Oleh karena itu, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga kualitas peserta.

Sanusi juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi, khususnya kepada Kabupaten Bulungan yang berhasil keluar sebagai juara umum MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa gelar juara umum maupun juara 1 tidak menjamin tiket langsung ke Semarang, Jawa Tengah, selaku tuan rumah MTQ Tingkat Nasional.

“Karena juara-juara 1 tidak langsung secara otomatis mewakili Kaltara di MTQ Tingkat Nasional, saya meminta seluruh LPTQ kabupaten/kota terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan terhadap para peserta agar siap bersaing dan mampu mengharumkan nama Kaltara,” tegasnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih juara. “Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Saya berharap pengalaman mengikuti MTQ ini menjadi motivasi untuk terus belajar, memperdalam ilmu Al-Quran, dan meningkatkan kemampuan di masa mendatang,” pesannya.

Komitmen Tuan Rumah Malinau

Sebagai tuan rumah, Wakil Bupati (Wabup) Malinau, Jakaria, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian pelaksanaan MTQ berjalan lancar, aman, tertib, dan sukses di Bumi Intimung. “Kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Dukungan Pemkab Malinau terhadap pelaksanaan MTQ, tegasnya, bukan hanya sebagai bentuk syiar Islam, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan salah satu dari lima program prioritas daerah, yakni membangun sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan berkarakter.

Pemkab Malinau juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kafilah dan masyarakat Kaltara apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan. “Semoga apa yang telah kami sajikan dapat memberikan kenyamanan kepada seluruh tamu yang hadir. Apabila di kemudian hari kami kembali mendapat kesempatan yang sama, insya Allah kami akan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” pungkas Jakaria.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Food |