Hadiri CFD Sudirman, Pramono Ajak Warga Sama-Sama Jaga Jakarta

5 hours ago 4

Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di dekat Halte Polda Metro Jaya yang hangus terbakar di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Ahad (31/8/2025). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan kegiatan Car Free Day (CFD) atau HBKB di Jakarta tetap diadakan pasca eskalasi unjuk rasa sebagai upaya menunjukkan bahwa Jakarta merupakan kota yang aman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tetap menggelar hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad (31/8/2025). Kegiatan rutin itu tidak terdampak meski kericuhan terjadi di sejumlah wilayah Jakarta beberapa hari belakangan. 

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku turun langsung mengecek kegiatan CFD pada Ahad pagi. Meski tidak seramai biasanya, sejumlah warga tetap ada yang memanfaatkan momen tersebut untuk berolahraga. 

“Saya tadi melihat sendiri situasi Jakarta pagi ini, untuk mengecek progres perbaikan fasilitas yang rusak di Jakarta," kata dia melalui keterangannya, Ahad.

Menurut dia, para petugas seperti sudah terlihat bekerja sejak pagi. Para petugas itu disebut membersihkan sisa-sisa aksi unjuk rasa masih tampak di sejumlah titik.

“Tadi, saya juga lihat petugas dari MRT Jakarta yang mulai mengecat coretan-coretan. Kaca-kaca yang pecah akan disingkirkan dulu agar tidak membahayakan,” kata dia. 

Pramono meminta para petugas untuk tetap bekerja memberikan pelayanan publik yang baik, termasuk melakukan perbaikan fasilitas umum yang rusak. Ia menilai, Pemprov Jakarta akan terus menjaga dan merawat kota ini sebaik-baiknya.

"Saya sungguh-sungguh berharap Pemprov DKI bersama warga sama-sama menjaga kota ini,” kata Pramono.

Adapun berbagai kegiatan telah dan sedang dilakukan secara serentak pascakericuhan di Jakarta, antara lain:

1. Pembersihan sampah dan puing bekas perusakan: Seluruh area yang terdampak aksi massa dibersihkan dari tumpukan sampah, sisa-sisa spanduk, hingga puing-puing bekas perusakan fasilitas umum. 

2. Perapihan taman: Taman-taman kota yang sempat rusak atau kotor kembali dirapikan dan ditata agar kembali indah dan hijau.

3. Pengecatan kanstin: Kanstin jalan yang kotor atau pudar warnanya dicat ulang untuk mengembalikan kerapian estetika kota.

4. Penyemprotan bara dan abu bekas bakaran: Tim Gulkarmat melakukan penyemprotan di lokasi-lokasi yang terdapat sisa bara dan abu bekas bakaran untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan dan membersihkan kotoran.

5. Pembersihan pos dan halte yang terbakar: Pos polisi dan halte bus yang mengalami kerusakan akibat pembakaran segera dibersihkan dan dipersiapkan untuk perbaikan lebih lanjut.

Read Entire Article
Food |