Kapal kayu mengangkut penumpang saat menyeberang dari Ternate menuju Pulau Hiri, Maluku Utara, Ahad (3/8/2025). Kapal kayu tersebut menjadi satu-satunya alat transportasi andalan mayoritas warga Pulau Hiri untuk menyebrang ke Ternate yang bertarif Rp15 ribu per orang dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. (FOTO : ANTARA FOTO)
Penumpang dari Ternate turun dari kapal kayu setibanya di Pelabuhan Pulau Hiri, Maluku Utara, Ahad (3/8/2025). Kapal kayu tersebut menjadi satu-satunya alat transportasi andalan mayoritas warga Pulau Hiri untuk menyebrang ke Ternate yang bertarif Rp15 ribu per orang dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. (FOTO : ANTARA FOTO/Andri Saputra)
Kapal kayu mengangkut penumpang saat menyeberang dari Ternate menuju Pulau Hiri, Maluku Utara, Ahad (3/8/2025). Kapal kayu tersebut menjadi satu-satunya alat transportasi andalan mayoritas warga Pulau Hiri untuk menyebrang ke Ternate yang bertarif Rp15 ribu per orang dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. (FOTO : ANTARA FOTO/Andri Saputra)
REPUBLIKA.CO.ID, MALUKU UTARA -- Penumpang dari Ternate turun dari kapal kayu setibanya di Pelabuhan Pulau Hiri, Maluku Utara, Ahad (3/8/2025).
Kapal kayu tersebut menjadi satu-satunya alat transportasi andalan mayoritas warga Pulau Hiri untuk menyebrang ke Ternate yang bertarif Rp15 ribu per orang dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.
sumber : Antara Foto

3 months ago
33
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344879/original/037827700_1757495713-Kota_Semarang.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3087369/original/022284700_1585354349-Ilustrasi_Kuliner.jpg)