REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Asian Minifootball Championship (AMNC) 2026 resmi dimulai di Stadion ASIOP, Jakarta, Ahad (13/9/2026). Kejuaraan yang mempertemukan 10 negara Asia yakni Bangladesh, India, Irak, Jepang, Pakistan, Suriah, Thailand, UEA, Uzbekistan dan Indonesia. Ajang ini juga menjadi kualifikasi Piala Dunia Minifootball 2027.
AMNC 2026 menjadi bagian dari perjalanan perkembangan kejuaraan minifootball Asia yang sebelumnya telah digelar di Thailand dan Taiwan. Setelah penyelenggaraan sebelumnya, Indonesia kini mendapat kesempatan menjadi tuan rumah dan menghadirkan persaingan antarnegera Asia di Jakarta.
Opening ceremony AMNC 2026 berlangsung di Stadion ASIOP dan diawali dengan sambutan dari Ketua Umum Federasi Minifootball Serikat Indonesia (FMSI) sekaligus Presiden Asian Minifootball Confederation Eric Tuapattinaya, Presiden World Minifootball Filip Juda, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah.
Dalam sambutannya, Eric Tuapattinaya mengatakan, AMNC 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menandai babak baru dalam perkembangan minifootball di kawasan Asia.
“Hari ini bukan cuma membuka sebuah penyelenggaraan, tapi membuka lembaran baru bagi minifootball. Dengan setiap negara membawa bahasa dan kultur berbeda, namun mampu melebur menjadi satu kekuatan besar baru di dunia,” ujar Eric.
Menurut Eric, kejuaraan ini memiliki arti penting karena memberikan kesempatan bagi negara-negara Asia untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di level internasional.
“Saya percaya masa depan minifootball Asia sangat cerah, tetapi hanya bisa dicapai secara bersama-sama. Semua level pemangku kepentingan, pemain, pelatih, harus bisa berkolaborasi dan menunjukkan semangat untuk bisa menjadi besar, bukan hanya di level Asia tapi juga di dunia,” katanya.
Filip Juda menambahkan, perjalanan panjang perkembangan minifootball hingga akhirnya AMNC 2026 dapat terselenggara di Indonesia.
“Saya sangat ingat pada 2014 kita duduk bersama untuk membahas project ini (minifootball), dan bersama-sama kita bisa mewujudkannya sampai datangnya hari ini,” ujar Filip.
Pernyataan tersebut menggambarkan perjalanan panjang pengembangan minifootball hingga kini berkembang menjadi kompetisi yang mempertemukan negara-negara dari berbagai kawasan di Asia.
Dukungan terhadap penyelenggaraan AMNC 2026 juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Andri Yansyah menegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penyelenggaraan event olahraga internasional di Ibu Kota.
“Pemerintah DKI Jakarta tentunya akan selalu memberikan dukungan penuh kepada setiap penyelenggaraan event internasional yang berlangsung. Ini bukan hanya demi kepentingan dunia olahraga, tetapi juga pariwisata Indonesia khususnya DKI Jakarta,” tutur Andri.
Dengan dibukanya AMNC 2026, persaingan untuk menjadi yang terbaik di Asia pun resmi dimulai. Stadion ASIOP selanjutnya menjadi panggung bagi para pemain dari 10 negara peserta untuk membawa ambisi masing-masing sekaligus menjadi bagian dari perjalanan baru minifootball Asia.
Sementara itu, Tim Nasional Minifootball Indonesia membuka kiprahnya dengan kemenangan meyakinkan 8-1 atas Bangladesh. Kemenangan Indonesia menjadi salah satu hasil menonjol pada hari pertama penyelenggaraan AMNC 2026. Selain tuan rumah yang meraih tiga poin, persaingan di dua grup juga langsung menghadirkan sejumlah hasil menarik sejak pertandingan pertama

3 hours ago
7















































