REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemberantasan jaringan narkoba dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak berhenti pada penangkapan pelaku di lapangan. Penindakan hukum juga perlu diikuti pemutusan jaringan, pelacakan aset, rehabilitasi korban, serta penguatan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah rawan peredaran narkoba.
Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany mengatakan, langkah Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap jaringan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara, perlu dilanjutkan dengan penanganan menyeluruh.
“PKB mendukung penuh langkah tegas BNN dalam mengungkap dan memberantas jaringan narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara. Bagi saya, ini bukan sekadar persoalan penangkapan bandar. Ini adalah perang untuk menyelamatkan masa depan generasi muda Indonesia,” ujar Najmi dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2026).
Menurut Najmi, peredaran narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan pengguna, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi keluarga dan produktivitas masyarakat. Karena itu, penegakan hukum terhadap bandar dan jaringan peredaran perlu diperkuat.
“Karena itu, negara tidak boleh ragu dan tidak boleh kalah. Kita harus tegas terhadap bandar dan jaringannya. Jaringannya harus diputus, aset hasil kejahatannya harus dikejar, dan ekosistem yang membuat narkoba tumbuh harus dihancurkan,” tegas Najmi.
Di sisi lain, Najmi menilai penindakan di wilayah rawan peredaran narkoba perlu diikuti kehadiran pemerintah secara berkelanjutan. Menurutnya, penggerebekan tidak menyelesaikan persoalan apabila tidak disertai langkah lanjutan untuk mencegah jaringan kembali tumbuh.
Ia mendorong pengawasan berkelanjutan, rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta perlindungan terhadap anak dan pemuda.
“Kita harus keras terhadap bandar, tetapi hadir untuk masyarakat. Anak-anak dan pemuda Kampung Bahari harus mendapatkan ruang untuk tumbuh, pendidikan, pekerjaan, aktivitas positif, dan masa depan yang lebih baik,” kata Najmi.
Najmi menilai pemberantasan narkoba perlu ditempatkan dalam agenda yang lebih luas untuk melindungi generasi muda. Menurutnya, keberhasilan penanganan tidak hanya diukur dari jumlah pelaku yang ditangkap, tetapi juga kemampuan pemerintah mencegah terbentuknya kembali jaringan peredaran narkoba di wilayah yang sama maupun daerah lain.
“Satu Kampung Bahari sudah terlalu banyak. Jangan sampai ada Kampung Bahari berikutnya di Indonesia,” kata Najmi.

3 hours ago
2






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536549/original/029350900_1774329970-pexels-elletakesphotos-5764077.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559034/original/060735700_1776504757-pexels-loquellano-16123121.jpg)








