Pengurus pesantren merapihkan kursi di teras asrama putri saat peresmian pesantren Eco Saintek Muhammadiyah di kawasan Rancamaya, Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad (3/5/2026). Pesantren tingkat SMA yang berdiri di lahan wakaf seluas tiga hektare tersebut menjadi model pendidikan Islam modern yang mengintegrasikan agama, sains, teknologi, dan ekologi. (FOTO : ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti (kanan) berswafoto dengan guru dan siswa saat peresmian pesantren Eco Saintek Muhammadiyah di kawasan Rancamaya, Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad (3/5/2026). Pesantren tingkat SMA yang berdiri di lahan wakaf seluas tiga hektare tersebut menjadi model pendidikan Islam modern yang mengintegrasikan agama, sains, teknologi, dan ekologi. (FOTO : ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
Pengurus pesantren merapihkan tempat tidur di kamar asrama putri saat peresmian pesantren Eco Saintek Muhammadiyah di kawasan Rancamaya, Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad (3/5/2026). Pesantren tingkat SMA yang berdiri di lahan wakaf seluas tiga hektar tersebut menjadi model pendidikan Islam modern yang mengintegrasikan agama, sains, teknologi, dan ekologi. (FOTO : ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti meresmikan pesantren Eco Saintek Muhammadiyah di kawasan Rancamaya, Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad (3/5/2026).
Pesantren tingkat SMA yang berdiri di lahan wakaf seluas tiga hektare tersebut menjadi model pendidikan Islam modern yang mengintegrasikan agama, sains, teknologi, dan ekologi.
sumber : Antara Foto

1 month ago
129
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509321/original/086615600_1771679962-SnapInsta.to_630114161_18162147202417018_2870114530835891224_n__1_.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522741/original/006886600_1772775055-8591.jpg)


