Tugu Insurance Jaga Sertifikasi Antisuap Internasional di Tengah Tuntutan Transparansi

1 hour ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mempertahankan sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) selama empat tahun berturut-turut sejak 2021. Perseroan menilai penguatan tata kelola perusahaan dan manajemen risiko menjadi kunci menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan di tengah meningkatnya tuntutan transparansi di industri asuransi.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Tugu Insurance Edi Yoga Prasetyo mengatakan penerapan Good Corporate Governance (GCG) tidak hanya bertujuan memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga menjadi fondasi untuk memperkuat daya saing dan menjaga keberlanjutan bisnis.

“Bagi Tugu Insurance, GCG tidak hanya menjadi bagian dari kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi landasan dalam memperkuat manajemen risiko, meningkatkan daya saing, serta membangun kepercayaan nasabah, pemegang saham, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Edi Yoga dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).

Sertifikasi ISO 37001:2016 yang diterbitkan TÜV SÜD Indonesia tersebut mencakup dua fungsi strategis perseroan, yakni pengadaan barang dan jasa (procurement) serta layanan klaim. Untuk mempertahankan sertifikasi tersebut, Tugu Insurance menjalani audit eksternal yang meliputi evaluasi sistem, pemeriksaan dokumen, hingga wawancara dengan jajaran manajemen.

Selain mempertahankan sertifikasi antisuap internasional, Tugu Insurance juga meraih penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance – Ethics in Building Stakeholder Trust through Governance and Risk Excellence dalam ajang The 5th Indonesia Excellence Good Corporate Governance (GCG) Awards 2026 yang diselenggarakan Warta Ekonomi. Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai konsisten menerapkan prinsip tata kelola perusahaan dan pengelolaan risiko secara efektif.

Menurut Edi Yoga, di tengah dinamika industri asuransi, penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran menjadi faktor penting untuk menjaga ketahanan bisnis sekaligus meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.

“Tugu Insurance akan terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dalam setiap proses bisnis,” katanya.

Ke depan, Tugu Insurance berkomitmen terus memperkuat budaya kepatuhan, manajemen risiko, dan inovasi agar mampu menciptakan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, regulator, serta pemangku kepentingan lainnya.

Read Entire Article
Food |