Pengaliran Gas Bumi Cisem 2 Resmi Dijalankan, Tingkatkan Kepastian Bisnis

4 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pengaliran gas bumi perdana pipa transmisi tahap 2 ruas Cirebon-Semarang (Cisem) resmi diresmikan oleh Wakil Menteri ESDM Yuliot pada Rabu (18/3) di Batang, Jawa Tengah. Langkah ini memberikan kepastian usaha yang lebih besar bagi industri di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Proyek pipanisasi gas ini menjamin ketersediaan energi yang lebih stabil dan memberi kepastian bagi pelaku industri dalam menghitung biaya produksi, menjaga keberlanjutan operasi, serta merencanakan investasi secara lebih terukur," ujar Yuliot di Jakarta, Kamis.

Yuliot menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk memperkuat fondasi energi nasional dan mendorong nilai tambah bagi perekonomian nasional. Setelah melalui proses uji coba, proyek ini dinyatakan aman dari kebocoran, sehingga seremoni gas in dapat dilakukan tanpa kendala.

Integrasi Energi dan Pertumbuhan Ekonomi

Proyek Cisem 2 ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi. Menurut Yuliot, dengan adanya sumber gas dari kawasan timur Indonesia dan wilayah lain seperti Andaman dan Natuna, proyek ini akan mengintegrasikan sistem transmisi gas nasional.

Integrasi ini diyakini akan mempermudah pengembangan kawasan industri serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang dilalui infrastruktur pipa ini. Peresmian Cisem 2 menjadi tonggak penting yang menandai selesainya tahap konstruksi proyek sejak pengelasan awal oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 30 September 2024.

Komitmen Konsumen dan Masa Depan Transmisi Gas

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menambahkan bahwa proyek pipanisasi Cisem sepanjang 302 kilometer kini siap mengalirkan gas untuk konsumen. Wilayah yang surplus gas di Jawa Timur dapat menyalurkan gas ke wilayah dengan permintaan tinggi di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Saat ini, sudah ada komitmen dari beberapa konsumen seperti Kilang Balongan dan Cikarang Listrindo Tbk, yang tertarik memanfaatkan gas dari ruas pipa ini. Proyek ini juga menjadi kunci integrasi pipa transmisi gas antara Sumatera dan Jawa, diharapkan dapat meningkatkan konsumsi gas domestik dan mengurangi ekspor.

Saat ini, porsi gas untuk dalam negeri sekitar 65 persen, dan dengan integrasi ini, proporsi tersebut diharapkan dapat meningkat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Food |