LPDB Ajak Daerah Kembangkan Ekonomi Kreatif Lewat Koperasi

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN -- Pengembangan ekonomi kreatif memerlukan dukungan ekosistem usaha yang mampu memperluas akses pasar, pembiayaan, dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Koperasi dinilai memiliki peran penting untuk menghubungkan pelaku ekonomi kreatif dengan berbagai peluang pengembangan usaha.

Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto saat membuka Pekan Kreatif Nusantara (PKN) 2026 di GOR Jetayu, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan pameran produk unggulan daerah, UMKM, koperasi, ekonomi kreatif, hingga Festival Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Krisdianto mengatakan, Pekalongan menjadi salah satu contoh daerah yang mampu mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

"Selama 12 tahun Kota Pekalongan mampu mempertahankan predikat Kota Kreatif Dunia UNESCO bidang Kriya dan Seni Rakyat. Capaian ini menunjukkan konsistensi dalam mengembangkan kreativitas masyarakat sebagai bagian dari pembangunan ekonomi daerah. Ini adalah prestasi yang patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia," ujar Krisdianto dalam siaran pers, Sabtu (20/6/2026).

Menurut dia, penguatan ekonomi nasional perlu ditopang oleh ekonomi rakyat yang produktif. Karena itu, kreativitas dan inovasi masyarakat perlu didukung melalui ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Dalam kerangka tersebut, koperasi dinilai memiliki fungsi yang tidak hanya sebagai badan usaha, tetapi juga sebagai wadah penguatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui prinsip gotong royong dan partisipasi anggota.

"Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai badan usaha, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat melalui prinsip gotong royong, kebersamaan, dan partisipasi," kata Krisdianto.

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini terus mendorong pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memperkuat rantai pasok, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan nilai tambah produk masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, LPDB Koperasi juga membuka layanan Coaching Clinic Pembiayaan Dana Bergulir. Layanan ini ditujukan bagi pengurus koperasi, pengelola KDKMP, dan pelaku usaha yang ingin memperoleh informasi mengenai akses pembiayaan, tata kelola usaha, hingga strategi pengembangan bisnis.

"Kehadiran LPDB Koperasi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat. Kami ingin semakin banyak koperasi dan KDKMP yang memahami akses pembiayaan produktif sehingga mampu tumbuh menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing," ujar Krisdianto.

Menurut dia, koperasi juga dapat membantu pelaku ekonomi kreatif, mulai dari perajin, pelaku kuliner, pelaku fesyen, hingga seniman, dalam memperluas jaringan usaha dan meningkatkan akses pasar.

Pekan Kreatif Nusantara 2026 berlangsung pada 18-21 Juni 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran produk unggulan daerah, festival UMKM, business matching, workshop digitalisasi UMKM, festival literasi keuangan, hingga pagelaran seni budaya.

Read Entire Article
Food |