Tumbang di Bodo, Pemain Manchester City Ganti Tiket Pendukungnya yang Nonton Langsung

4 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, 

JAKARTA — Kekalahan menyakitkan Manchester City di tanah beku Bodo, Norwegia, meninggalkan luka di dada para pendukungnya. Hal ini mengetuk nurani para penggawa the Citizens untuk membalas pengorbanan fans mereka yang jauh-jauh terbang dari Kota Manchester demi mendukung mereka.

Usai tumbang 1-3 dari Bodo/Glimt pada pertandingan Liga Champions di tengah cuaca Arktik, para pemain City memilih jalan terhormat mengganti uang tiket suporter kesayangan mereka.

City harus menelan pil pahit setelah tertinggal dua gol cepat Kasper Hogh dalam laga Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Satu gol solo menawan Jens Petter Hauge memastikan kemenangan perdana Bodo/Glimt di Liga Champions.

Gol hiburan Rayan Cherki tak mampu mengubah nasib City. Terlebih, kartu merah Rodri, peraih Ballon d’Or 2024, memperparah malam kelam City di Norwegia.

Di tengah kekecewaan itu, para pemain senior City membuat keputusan penting. Bernardo Silva, Ruben Dias, Rodri, dan Erling Haaland, menyampaikan pernyataan bersama yang sarat empati. Mereka mengakui pengorbanan suporter yang datang ke Bodo jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan.

“Para pendukung kami sangat berarti bagi kami. Mereka telah menempuh perjalanan yang sangat jauh dan bertahan dalam cuaca dingin yang membekukan, menyaksikan malam yang sulit bagi kami di lapangan,” demikian pernyataan para pemain, Rabu.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral, para pemain City memutuskan menanggung biaya tiket 374 suporter yang hadir langsung di stadion. Total dana yang dikembalikan mencapai 9.357 poundsterling atau sekitar Rp 212 juta, dengan harga tiket masing-masing sekitar 25 poundsterling atau Rp 567 ribu.

“Menanggung biaya tiket bagi para penggemar yang menempuh perjalanan ke Bodo adalah hal terkecil yang bisa kami lakukan,” lanjut pernyataan tersebut.

Keputusan itu mendapat sambutan hangat dari kalangan suporter. Kevin Parker, yang berbicara atas nama Klub Pendukung Resmi Manchester City, menyebut langkah tersebut sebagai simbol kuat ikatan antara pemain dan penggemar.

“Para pendukung City memiliki hubungan yang luar biasa dengan para pemain di hari pertandingan. Isyarat ini adalah pengingat lain dari hubungan itu, dan itu sangat berarti bagi kami,” ujar Parker.

Ia juga memahami kekecewaan yang dirasakan para pemain setelah kekalahan tersebut. Namun, Parker optimistis City segera bangkit saat kembali bermain di kandang.

“Kami tahu para pemain kecewa dengan hasil di Bodo. Tetapi laga kandang berikutnya memberi kesempatan untuk kembali ke jalur kemenangan. Para penggemar akan tetap bersuara lantang, seperti yang selalu mereka lakukan,” katanya.

Manchester City besutan Pep Guardiola memang tengah berada dalam periode sulit. Sebelum kalah di Bodo, City juga takluk 0-2 dari Manchester United pada lanjutan Liga Primer Inggris. Akhir pekan ini, City dijadwalkan menjamu Wolverhampton Wanderers di Stadion Etihad.

Saat ini, City menempati posisi kedua klasemen Liga Premier dengan koleksi 43 poin dari 22 pertandingan, tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang memuncaki klasemen.

sumber : Reuters

Read Entire Article
Food |