Anak Harimau Benggala Mati di Bandung Zoo, Farhan: Saya Prihatin

4 hours ago 3

Induk Harimau Benggala (Panthera Tigris Tigris) menjaga dua anaknya yang baru lahir di Kebun Binatang Bandung, Bandung, Jawa Barat, Senin (18/8/2025). Kebun Binatang Bandung memiliki koleksi Harimau Benggala (Phantera Tigris Tigris) baru sebanyak dua ekor yang lahir pada 12 Juli 2025 dari pasangan yang bernama Jelita (betina) 4,5 tahun dan Sarukh Khan (jantan) 22 tahun, dengan kelahiran tersebut kini Kebun Binatang Bandung memiliki lima ekor Harimau Benggala (Phantera Tigris Tigris).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku prihatin atas kematian seekor anak harimau Benggala bernama Hara yang berusia delapan bulan di Bandung Zoo pada Selasa (24/3/2026).

“Saya sangat prihatin dan sedih. Ini menjadi perhatian serius agar ke depan bisa diantisipasi dengan lebih baik,” ujarnya di Bandung, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh dalam pengelolaan satwa, khususnya terkait pengawasan penyakit menular.

Farhan menjelaskan pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun kota, akan memastikan kejadian serupa tidak terulang serta menjamin kesejahteraan satwa tetap terjaga.

Juru Bicara Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Eri Mildranaya mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap terkait penyebab kematian satwa tersebut.

“Betul, (Hara) mati. Namun hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap. Besok setelah pemeriksaan oleh dokter hewan,” kata Eri.

Ia menambahkan akan melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kematian tersebut.

“Penjelasan lengkap akan disampaikan setelah hasil pemeriksaan kami terima,” ujarnya.

Hara merupakan salah satu koleksi satwa di Bandung Zoo yang lahir pada 12 Juli 2025. Ia lahir bersama saudaranya, Huru, dari pasangan induk jantan bernama Sahrulkan dan betina Jelita.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |