BREAKING NEWS: Tentara Indonesia Gugur dalam Serangan ke Markas UNIFIL di Lebanon

4 hours ago 3

Anggota pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) melihat perbatasan Lebanon-Israel, di atap menara pengawas di kota Marwahin, di Lebanon selatan, 12 Oktober 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT – Seorang tentara Indonesia terkonfirmasi gugur dalam serangan ke markas UNIFIL di Lebanon selatan pada Ahad. Sementara satu tentara lainnya dalam kondisi kritis.

Dari informasi yang diperoleh Republika dari Lebanon, jenazah anggota TNI yang gugur belum dievakuasi dan masih berada di pos UNIFIL di Marjayoun, Lebanon. 

Sementara seorang yang terluka disebut dalam kondisi kritis. Yang bersangkutan dirawat di RS St George Beirut.

Belum ada keterangan resmi dari Mabes TNI maupun Kementerian Luar Negeri terkait informasi ini. Republika telah mencoba mengontak Mabes TNI dan Kemenlu namun belum mendapat tanggapan resmi.

Pada Ahad, pangkalan penjaga perdamaian PBB dari Indonesia di Lebanon selatan terkena serangan menyusul agresi Israel di wilayah tersebut. 

Pasukan Indonesia diserang di pangkalan di Aadshit al-Qusayr, di distrik Marjayoun, di selatan, lapor Kantor Berita Nasional Lebanon. Penyiar Al Jadeed News melaporkan bahwa ada korban jiwa dan helikopter sedang mengangkut korban luka.

Kandice Ardiel, juru bicara Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), telah mengkonfirmasi bahwa beberapa penjaga perdamaian terluka setelah ledakan di posisi PBB di Lebanon selatan. 

“Sebuah proyektil meledak malam ini di lokasi UNIFIL dekat Adshit al-Qusayr, mengakibatkan sejumlah penjaga perdamaian terluka,” kata Ardiel seperti dikutip Kantor Berita Nasional. 

“Seorang penjaga perdamaian tewas secara tragis tadi malam ketika sebuah proyektil meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr,” katanya, seraya menambahkan bahwa seorang lainnya “terluka parah”. 

"Kami tidak mengetahui asal muasal proyektil tersebut. Kami telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui semua keadaannya."

Read Entire Article
Food |