REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI - Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali membuka program unggulan BSI Explore 2026, sebuah inisiatif yang mengajak mahasiswa keluar dari ruang kelas dan masuk langsung ke realitas sosial masyarakat.
Di tengah dunia kerja yang makin kompetitif, pengalaman lapangan bukan lagi bonus tambahan. Ia sudah berubah jadi “mata uang baru” yang menentukan seberapa siap seseorang menghadapi dunia setelah lulus.
BSI Explore 2026 bukan sekadar program kunjungan desa atau kegiatan formalitas pengabdian masyarakat. Di sini, mahasiswa benar-benar ditempatkan dalam situasi nyata yang menuntut mereka untuk berpikir, bergerak, dan beradaptasi.
Mereka akan berhadapan langsung dengan tantangan sosial di lapangan, mulai dari komunikasi lintas komunitas, dinamika masyarakat, hingga problem solving yang tidak selalu ada di buku teks. Dan justru di situlah nilai belajarnya muncul. Tidak rapi, tidak teoritis, tapi nyata.
Program ini dirancang untuk mengasah kemampuan yang sering kali tidak cukup diajarkan di ruang kelas. Seperti kepemimpinan, komunikasi, hingga kemampuan mengambil keputusan di situasi yang tidak ideal.
Karena di dunia nyata, masalah tidak datang dengan pilihan ganda. Ia datang dengan kondisi yang kadang membingungkan, kadang mendadak, dan sering kali tidak terduga.
Tiga Keuntungan yang Tidak Sekadar Tertulis di Brosur
Mahasiswa yang terpilih dalam BSI Explore 2026 akan mendapatkan beberapa keuntungan yang berdampak langsung pada perjalanan akademik dan karier mereka.
Pertama, ada konversi SKS yang membuat kegiatan ini tetap terintegrasi dengan kurikulum, sehingga mahasiswa tidak tertinggal secara akademik.
Kedua, perluasan jaringan atau networking yang membuka peluang bertemu dengan tokoh masyarakat hingga profesional yang bisa menjadi mentor di masa depan.
Ketiga, transformasi diri yang sering kali justru menjadi hasil paling berharga. Karena di lapangan, mahasiswa belajar bukan hanya tentang apa yang mereka ketahui, tetapi juga siapa mereka sebenarnya.
Belajar Jadi Agen Perubahan
Menurut Ade Suryadi selaku ketua penyelenggara BSI Explore 2026, kesempatan seperti ini tidak datang dua kali. Ia menyebut BSI Explore 2026 sebagai tiket emas bagi mahasiswa yang ingin melangkah lebih jauh dari sekadar gelar sarjana.
Bukan hanya belajar, tetapi juga memberi dampak. Bukan hanya menjadi mahasiswa, tetapi menjadi bagian dari perubahan di masyarakat.
Kuota Terbatas, Dampak Tidak Terbatas
Seperti tahun-tahun sebelumnya, antusiasme terhadap program ini selalu tinggi. Namun kuotanya terbatas.
BSI Explore 2026 bukan sekadar perjalanan akademik. Ini latihan hidup. Karena pada akhirnya, yang paling membentuk kita bukan hanya kelas, tapi juga realitas yang kita hadapi di luar sana.

11 hours ago
8














































