Comeback Manis Musiala, Cetak Gol Pembuka dalam Kemenangan Besar Bayern di Liga Champions

11 hours ago 11

Jamal Musiala berselebrasi setelah mencetak gol untuk Bayern Munchen ke gawang FK Bodo/Glimt dalam pertandingan Liga Champions di Allianz Arena, Munchen, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jamal Musiala menandai comeback-nya sebagai starter dengan cara yang istimewa. Penyerang Bayern Muenchen itu mencetak gol pembuka saat Die Bayern menghancurkan Bodo/Glimt 5-0 pada laga perdana fase liga Liga Champions di Allianz Arena, Munchen, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.

Musiala menjadi starter untuk pertama kalinya setelah sempat mengalami masalah kesehatan pada Agustus lalu. Ia membuka pesta gol Bayern hanya 77 detik setelah babak kedua dimulai melalui sepakan keras yang menyambar bola hasil sepak pojok.

Sebelumnya, Musiala sempat mengalami insiden saat tampil dalam dua laga pramusim Bayern melawan RB Leipzig dan Heidenheim. Ia mengungkapkan dirinya mengalami "kejang absensi" yang dapat ditangani. Setelah menjalani pemulihan, Musiala kembali tampil sebagai pemain pengganti saat Bayern ditahan Schalke 0-0 akhir pekan lalu.

Pelatih Bayern Vincent Kompany kemudian memberinya kepercayaan untuk kembali masuk starting XI. Musiala tampil bersama Harry Kane dan Michael Olise, yang juga menjadi bagian penting dari kemenangan telak Bayern.

Bayern sebenarnya kesulitan membongkar pertahanan Bodo/Glimt pada babak pertama. Peluang Joshua Kimmich yang membentur tiang menjadi kesempatan terbaik Die Bayern, sementara gol dari bola muntah dianulir karena offside. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Setelah Musiala memecah kebuntuan, Bayern semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Kane menggandakan keunggulan pada menit ke-61 lewat sundulan memanfaatkan tendangan bebas Olise. Gol itu memperpanjang catatan Kane yang selalu mencetak gol dalam delapan pertandingan Liga Champions secara beruntun.

Alphonso Davies kemudian membuat Bayern unggul 3-0 pada menit ke-77. Bek asal Kanada tersebut melepaskan tendangan voli setelah bola hasil sepak pojok yang dihalau pemain Bodo/Glimt jatuh ke arahnya.

Olise menambah keunggulan enam menit kemudian. Pemain sayap asal Prancis itu menusuk ke dalam sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut atas gawang. Bodo/Glimt kemudian harus bermain dengan 10 orang setelah Odin Bjortuft menjatuhkan Olise.

Unggul jumlah pemain, Bayern kembali mencetak gol pada masa tambahan waktu. Olise kembali menjadi aktor utama melalui tembakan melengkung yang mengarah ke pojok atas gawang sekaligus memperbesar kemenangan Bayern menjadi 5-0.

Kemenangan tersebut menjadi awal sempurna Bayern di Liga Champions sekaligus menjadi panggung comeback yang manis bagi Musiala. 

Read Entire Article
Food |