Ilustrasi asuransi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Persaingan industri asuransi kini mulai bergeser dari sekadar harga premi dan produk perlindungan ke kualitas layanan pelanggan. Perusahaan asuransi berlomba memperkuat layanan digital dan mempercepat respons untuk menjaga loyalitas nasabah di tengah banyaknya pilihan layanan keuangan.
Perubahan perilaku masyarakat yang menginginkan layanan cepat, mudah, dan responsif ikut mendorong perusahaan mempercepat digitalisasi layanan. Nasabah kini tidak hanya mempertimbangkan manfaat produk, tetapi juga kemudahan saat mengurus klaim maupun meminta bantuan.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance mengaku terus memperkuat layanan pelanggan berbasis digital dan meningkatkan kualitas petugas layanan untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Business Development Group Head Tugu Insurance Yudhi Ferraro mengatakan, perusahaan saat ini fokus membangun layanan yang lebih nyaman dan mudah diakses masyarakat.
“Ke depannya, kami terus memperkuat pendekatan pelayanan melalui nilai layanan yang mengedepankan trust, easiness, dan friendliness dalam setiap interaksi dengan pelanggan. Kami ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman layanan yang nyaman, jelas, dan penuh empati,” ujar Yudhi dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Menurut Yudhi, penguatan layanan dilakukan melalui inovasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar pelanggan lebih cepat mendapatkan bantuan saat mengalami kendala.
Upaya tersebut turut membawa Tugu Insurance kembali meraih penghargaan Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026 melalui layanan Call TIA pada kategori asuransi kendaraan. Penghargaan itu menjadi yang keenam kali berturut-turut diterima perusahaan.

11 hours ago
11














































