REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Como 1907 menjelma menjadi salah satu klub dengan perkembangan paling pesat di sepak bola Italia. Hanya dalam tujuh tahun, klub yang sebelumnya bermain di Serie D itu berhasil menembus Serie A dan kini bersiap menjalani petualangan di Liga Champions. Perjalanan tersebut tidak terlepas dari investasi besar keluarga Hartono selaku pemilik asal Indonesia.
Sejak musim 2024/2025, ketika Como kembali tampil di kasta tertinggi Liga Italia, klub tersebut telah menghabiskan sekitar 342 juta euro atau setara Rp6,94 triliun untuk mendatangkan pemain. Nilai tersebut, menurut laporan La Gazzetta dello Sport, hanya kalah dari tiga klub besar Italia, yakni Juventus, AC Milan, dan Napoli dalam periode yang sama.
Angka itu pun belum mencakup gaji pemain, investasi sekitar 5 juta euro atau Rp101,49 miliar untuk renovasi pusat latihan di Mozzate, serta proyek modernisasi Stadion Giuseppe Sinigaglia.
Presiden Como Mirwan Suwarso sebelumnya menyebut modernisasi stadion tersebut diperkirakan membutuhkan dana sekitar 64 juta euro atau Rp1,30 triliun. Renovasi dilakukan agar stadion memenuhi standar UEFA untuk menggelar pertandingan kandang Como di Liga Champions. Pada musim 2024/2025, Como menggelontorkan sekitar 110 juta euro atau Rp2,23 triliun untuk belanja pemain.
Sejumlah pemain penting didatangkan pada musim tersebut, termasuk Maxence Caqueret dari Lyon dengan biaya 15 juta euro atau Rp304,46 miliar, Tasos Douvikas dari Celta Vigo seharga 14 juta euro atau Rp284,17 miliar, dan Assane Diao dari Real Betis senilai 12 juta euro atau Rp243,57 miliar.
Como juga mendapatkan Nico Paz dari Real Madrid dengan biaya 6 juta euro atau sekitar Rp121,79 miliar, Marc-Oliver Kempf seharga 2,5 juta euro atau Rp50,74 miliar, serta kiper Jean Butez dengan nilai transfer 2,1 juta euro atau Rp42,62 miliar.
Namun, tidak seluruh investasi tersebut langsung memberikan hasil yang diharapkan. Alberto Dossena direkrut dengan biaya 9,5 juta euro atau Rp192,83 miliar, sementara Yannik Engelhardt menghabiskan 8 juta euro atau Rp162,38 miliar. Adapun Samuel Fadera dan Andrea Belotti masing-masing direkrut dengan nilai 5 juta euro atau Rp101,49 miliar dan 4 juta euro atau Rp81,19 miliar.
Pada musim berikutnya, Como kembali mengeluarkan dana lebih dari 100 juta euro. Total belanja transfer mereka mencapai sekitar 105 juta euro atau Rp2,13 triliun. Salah satu rekrutan terbesar adalah Jesus Rodriguez dari Real Betis dengan biaya 22,5 juta euro plus bonus atau sekitar Rp456,69 miliar untuk nilai awalnya. Rodriguez kemudian memberikan kontribusi penting dengan mencetak dua gol dan sembilan assist dalam 31 penampilan di Serie A.
Sementara itu, pembelian Nicolas Kuhn dari Celtic dengan nilai 19 juta euro atau sekitar Rp385,65 miliar belum memberikan dampak serupa. Pemain asal Jerman tersebut bahkan berpotensi meninggalkan klub apabila Como mendapatkan tawaran yang sesuai.

4 hours ago
4






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536549/original/029350900_1774329970-pexels-elletakesphotos-5764077.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559034/original/060735700_1776504757-pexels-loquellano-16123121.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533152/original/011571400_1773724986-view-delicious-goulash-with-herbs.jpg)







