REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah resmi mengizinkan kenaikan harga tiket pesawat domestik pada kisaran 9 hingga 13 persen. Kebijakan ini diambil seiring lonjakan harga avtur yang mencapai lebih dari 70 persen imbas konflik di kawasan Timur Tengah.
Kondisi tersebut mendorong para traveler untuk lebih cermat dalam merencanakan perjalanan. Travel influencer @iindindriani mengungkapkan masih banyak kesalahan umum yang dilakukan wisatawan saat menghadapi kenaikan harga tiket.
Salah satu kesalahan yang kerap terjadi adalah terlalu fokus mencari tiket murah tanpa memperhitungkan total biaya perjalanan. Menurutnya, komponen lain seperti bagasi, transportasi darat, hingga kebutuhan tambahan sering kali luput dari perhitungan awal.
"Banyak yang hanya lihat harga tiket, tapi lupa total cost perjalanan. Padahal ini semua komponen penting yang harus diperhitungkan," kata lind saat dihubungi Republika, Selasa (7/4/2026).
Selain itu, menurut dia, traveler juga dinilai belum maksimal memanfaatkan berbagai promo yang tersedia, baik dari maskapai, online travel agent (OTA), maupun kartu kredit. Padahal, promo tersebut bisa membantu menekan biaya perjalanan secara signifikan.
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tidak mencari alternatif bandara keberangkatan atau tujuan, serta kebiasaan memesan tiket secara mendadak tanpa mempertimbangkan fleksibilitas waktu. Jam dan tanggal penerbangan disebut sangat berpengaruh terhadap harga tiket.
lindindriani yang juga bagian dari @ibuberwisata, menyoroti pentingnya asuransi perjalanan yang masih sering diabaikan. Dalam situasi saat ini, menurutnya, maskapai kerap melakukan perubahan jadwal bahkan pembatalan penerbangan secara tiba-tiba.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, ia menyarankan strategi smart travelling yang lebih fleksibel dan terencana. Antara lain traveler dianjurkan untuk lebih terbuka terhadap pilihan tanggal dan bandara keberangkatan.
Selain itu, memilih destinasi dengan nilai pengalaman tinggi namun biaya hidup relatif lebih murah juga bisa menjadi solusi. Pemanfaatan promo dari kartu kredit, OTA, hingga program diskon maskapai juga dinilai penting.
"Saya juga suka beli tiket melalui aplikasi cashback yang memberikan keuntungan dalam bentuk uang tunai, bukan poin, sehingga dapat langsung digunakan kembali untuk kebutuhan perjalanan," jelas dia.
Strategi lain yang bisa diterapkan adalah menggabungkan beberapa destinasi dalam satu perjalanan atau multi-city trip agar lebih efisien. la juga menyarankan traveler untuk membawa barang secukupnya guna menghindari biaya tambahan bagasi, atau menambah bagasi hanya saat perjalanan pulang jika diperlukan.

7 hours ago
8





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)

















