Indonesia Eximbank Gandeng IIF Implementasikan ESG

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan Indonesia Eximbank/Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menandatangani nota kesepahaman kerja sama penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) berstandar internasional pada 2 Maret 2026. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sistem pembiayaan yang transparan, tangguh, dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia Eximbank didorong memperkuat kesiapan institusi dalam menerapkan praktik pembiayaan yang selaras dengan standar global. Langkah ini juga mendukung agenda penguatan daya saing lembaga pembiayaan nasional.

IIF akan memberikan pendampingan strategis untuk memperkuat kebijakan, sistem, dan kapasitas internal Indonesia Eximbank dalam penerapan prinsip ESG secara komprehensif. Dukungan itu mencakup penguatan kebijakan ESG, sistem manajemen risiko lingkungan dan sosial, serta pengelolaan emisi karbon.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis IIF untuk mendukung transformasi perusahaan di Indonesia melalui penguatan kerangka ESG yang terstruktur. Kami percaya bahwa implementasi ESG akan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi kedua institusi,” kata Rizki dalam siaran pers, Kamis (5/3/2026).

Selain menyediakan pembiayaan proyek infrastruktur, IIF juga memberikan layanan konsultansi kepada sektor publik dan swasta. Layanan tersebut mencakup feasibility study preparation, transaction advisory, financial advisory, strategy and business advisory, economic atau financial assessment, social and environment advisory, serta policy advisory.

Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sukatmo Padmosukarso mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas praktik pembiayaan ekspor. Menurut dia, penerapan ESG diperlukan agar praktik pembiayaan sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan.

“Kerja sama ini menjadi bagian penting dari upaya Indonesia Eximbank dalam meningkatkan kualitas praktik pembiayaan ekspor agar selaras dengan praktik global yang prudent dan prinsip keberlanjutan,” kata Sukatmo.

Indonesia Eximbank juga terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas portofolio pembiayaan, serta mengembangkan pengelolaan risiko yang lebih komprehensif. Upaya tersebut menegaskan komitmen lembaga dalam mendorong transformasi praktik pembiayaan yang berdaya saing global dan memenuhi standar internasional.

Kolaborasi IIF dan Indonesia Eximbank diharapkan memperkuat peran lembaga pembiayaan nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing Indonesia melalui penerapan standar dan praktik terbaik internasional.

Read Entire Article
Food |