Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, tak Ada Korban

2 hours ago 5

Proses pengecekan penyebaran oleh tim NPCT1.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada beberapa kontainer barang berbahaya (dangerous goods) di salah satu area terminal pada Senin (21/9/2026). Insiden diketahui pada pukul 15.28 WIB dan api berhasil dipadamkan pada pukul 16.27 WIB. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Segera setelah insiden diketahui, tim NPCT1 menjalankan prosedur tanggap darurat dengan memprioritaskan keselamatan personel dan pengamanan area terdampak. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan fasilitas pemadam kebakaran serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengendalikan kondisi di lapangan.

Corporate Planning Manager NPCT1, Christine Margaretha Manasseh, mengatakan keselamatan personel dan pengamanan area menjadi prioritas utama sejak awal penanganan.

“Begitu insiden diketahui, tim kami langsung menjalankan prosedur tanggap darurat, mengamankan area terdampak, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses pemadaman. Fokus utama kami adalah memastikan kondisi dapat dikendalikan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan keamanan area terminal,” ujar Christine.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan (cooling down), pengamanan, dan pemantauan area terdampak untuk memastikan kondisi tetap aman serta mencegah potensi munculnya kembali titik api.

Seiring dengan kondisi yang telah terkendali, NPCT1 mulai melakukan pemulihan kegiatan operasional secara bertahap. Pemulihan dilakukan dengan tetap memperhatikan hasil pemeriksaan kondisi lapangan dan memastikan aspek keselamatan serta keamanan terpenuhi sebelum area operasional kembali digunakan.

“Kegiatan operasional mulai kami pulihkan secara bertahap. Seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mempertimbangkan kondisi di lapangan karena keselamatan dan keamanan personel tetap menjadi prioritas dalam setiap tahapan pemulihan,” lanjut Christine.

Read Entire Article
Food |