Kembangkan Usaha Rumahan, 40 Ibu Rumah Tanggap Sampai Tahap Inkubasi

3 hours ago 2

Program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM tahap 2, melibatkan dua kelompok peserta dari Jakarta dan Bekasi, diikuti 40 ibu-ibu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM tahap 2, melibatkan dua kelompok peserta dari Jakarta dan Bekasi. Langkah itu sebagai kelanjutan dari pelatihan sebelumnya, dengan fokus mendorong keberlanjutan usaha dan membantu UMKM naik kelas.

Kegiatan inkubasi yang digelar di Juman Creative Hub, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa (27/1/2026), yang diikuti 40 ibu rumah tangga. Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever menjelaskan, para peserta merupakan alumni pelatihan kewirausahaan yang sebelumnya didorong untuk mulai berjualan dan membuka preorder produk.

Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi capaian para peserta yang berhasil melangkah ke tahap inkubasi. Menurut dia, program tersebut dirancang agar pelaku UMKM tidak berhenti di tahap pelatihan awal, tetapi mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

"Melalui inkubasi ini, kami ingin mengajak ibu-ibu untuk terus berkembang, keterampilannya terasah, usahanya tertata, dan terdaftar sebagai pelaku UMKM yang memiliki produk unggulan," ujar Sandiaga dalam siaran pers di Jakarta pada Kamis (29/1/2026).

Menurut dia, pendampingan inkubasi dimulai dari penguatan produk, kemasan, branding, dan desain. Setelah identitas usaha terbentuk, peserta akan didampingi dalam pengurusan legalitas seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal, serta penguatan digital marketing agar penjualan lebih berkelanjutan.

Sandiaga pun menekankan, tujuan utama program itu adalah menciptakan dampak sosial dan pertumbuhan bersama. Oleh karena itu, YIS tidak hanya mendampingi peserta, tetapi juga memperkuat ekosistem inkubator agar program dapat terus berlanjut. "Harapannya, ibu-ibu yang sudah naik kelas kelak bisa menjadi mentor bagi ibu-ibu lain yang baru memulai," katanya.

Read Entire Article
Food |