Ilustrasi daftar haji saat usia muda.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Minat generasi muda untuk menunaikan ibadah haji menunjukkan tren positif. Anggota Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Harry Alexander mengungkapkan sekitar 25 persen pendaftar haji saat ini berasal dari generasi Z dan milenial.
Menurut Harry, meningkatnya minat generasi muda tersebut tidak lepas dari berbagai pendekatan yang dilakukan BPKH bersama sejumlah tokoh dan organisasi Islam, termasuk penguatan konsep green hajj atau haji ramah lingkungan.
“Kami bersama Buya Anwar Abbas pernah mengembangkan konsep green hajj atau responsible green hajj dan bahkan menerbitkan buku terkait hal itu. Konsep ini penting agar jamaah memahami pelaksanaan ibadah haji juga bisa selaras dengan nilai-nilai menjaga lingkungan sebagaimana diajarkan Rasulullah,” ujar Harry, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan kerja sama dengan berbagai pihak seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah turut mendorong peningkatan kesadaran umat Islam untuk mendaftar haji sejak dini.
Hasilnya, target pendaftar haji BPKH pada 2025 tidak hanya tercapai, tetapi juga melampaui rencana kerja dan anggaran tahunan (RKAT). Semula target pendaftar ditetapkan sebanyak 422 ribu orang, namun realisasinya mencapai sekitar 488 ribu pendaftar.

2 hours ago
4






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)

















