Komunikasi Massa di Era Digital, Bagaimana Media Membentuk Cara Pandang Masyarakat

4 hours ago 2

Image Saput Maulana

Teknologi | 2026-06-21 18:08:19

pengaruh media sosial dalam kehidupan sehari-hari, karena hampir seluruh aktivitas komunikasi, hiburan, dan penyebaran informasi kini dilakukan melalui perangkat digital. sumber:pinterest.com

Di era digital, komunikasi massa menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Melalui televisi, radio, portal berita, hingga media sosial, informasi dapat disebarkan kepada jutaan orang dalam waktu singkat. Karena itu, memahami teori komunikasi massa penting agar masyarakat dapat lebih kritis dalam menerima informasi.

Salah satu teori dasar yang terkenal adalah Formula Lasswell yang menjelaskan komunikasi melalui pertanyaan: siapa yang menyampaikan pesan, apa pesannya, melalui media apa, kepada siapa, dan apa efeknya. Selain itu, Teori Shannon-Weaver menggambarkan komunikasi sebagai proses pengiriman pesan dari sumber ke penerima yang dapat terganggu oleh noise atau gangguan.

Dalam kajian efek media, terdapat Teori Jarum Hipodermik yang menganggap media memiliki pengaruh langsung terhadap khalayak. Namun, Teori Komunikasi Dua Tahap menjelaskan bahwa informasi biasanya diterima terlebih dahulu oleh opinion leader, seperti influencer atau tokoh masyarakat, sebelum memengaruhi masyarakat luas.

Sementara itu, Teori Kultivasi menjelaskan bahwa paparan media dalam jangka panjang dapat membentuk cara pandang seseorang terhadap realitas sosial. Fenomena ini juga terlihat pada media sosial yang mampu memengaruhi persepsi tentang gaya hidup, kecantikan, hingga kesuksesan.

Dari sisi audiens, Teori Uses and Gratifications memandang khalayak sebagai pengguna aktif yang memilih media sesuai kebutuhan, seperti mencari informasi, hiburan, pendidikan, atau interaksi sosial.

Selain itu, dalam dunia jurnalistik terdapat konsep Gatekeeping, yaitu proses penyaringan informasi oleh editor atau organisasi media sebelum dipublikasikan kepada masyarakat. Proses ini menentukan informasi apa yang layak disebarkan kepada publik.

Pada akhirnya, berbagai teori komunikasi massa membantu kita memahami bagaimana media bekerja, bagaimana pesan disampaikan, serta bagaimana media memengaruhi masyarakat. Di tengah arus informasi yang semakin cepat, pemahaman terhadap teori-teori ini dapat membantu masyarakat menjadi lebih bijak dan kritis dalam menggunakan media.

kehidupan masyarakat di era digital yang sangat bergantung pada smartphone. Teknologi memudahkan komunikasi dan akses informasi, tetapi juga berpotensi mengurangi interaksi sosial secara langsung jika digunakan secara berlebihan.sumber:pinterest.com

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Read Entire Article
Food |