Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan, Gibran Janjikan Pemulihan Habitat

10 hours ago 16

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (10/9/2026), meski kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sempat mengganggu proses pendaratan pesawat. RI 2 pun meninjau sejumlah lokasi terdampak karhutla, termasuk Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dikelola Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

Gibran tiba bersama para pejuang satwa dan dokter hewan yang turut terbang dari Jakarta untuk memastikan penanganan dampak karhutla, khususnya terhadap satwa dan habitatnya berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran. Kunjungan itu sekaligus untuk memastikan kebutuhan perawatan, penanganan, hingga pemulihan satwa terdampak dapat terpenuhi secara optimal.

"Penanganan karhutla harus menyeluruh. Manusia harus terlindungi, tetapi satwa dan habitatnya juga tidak boleh kita abaikan. Saya ingin memastikan kebutuhan perawatan di sini benar-benar terpenuhi," kata Gibran di lokasi. 

Dalam peninjauan tersebut, Gibran melihat langsung proses rehabilitasi dan perawatan orangutan, serta berdialog dengan para dokter hewan, relawan, dan tim yang selama ini terlibat dalam upaya perlindungan satwa. Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan, seperti obat-obatan, bawang bombay, dan alat nebulizer untuk mendukung kebutuhan di pusat rehabilitasi ini.

Gibran menekankan, perlindungan satwa merupakan bagian yang tak terpisahkan dari upaya pemulihan lingkungan. Penanganan satwa yang terluka perlu diiringi dengan pemulihan habitatnya secara menyeluruh, termasuk memastikan ketersediaan sumber pakan, air, serta ekosistem yang mendukung keberlangsungan hidup satwa dalam jangka panjang.

"Perlindungan satwa dan pemulihan lingkungan adalah hal penting yang saling terkait. Termasuk penyembuhan hewan yang terluka serta penyediaan kembali sumber pakan, air dan ekosistem bagi satwa," ucap Gibran.

Atas dedikasi dan kepedulian yang terus diberikan petugas, ia memberikan apresiasi khusus. Gibran berterima kasih kepada dokter hewan, pecinta satwa, relawan, yayasan, serta seluruh pihak yang selama ini berperan dalam upaya perlindungan dan perawatan satwa, khususnya di wilayah terdampak bencana. "Aksi nyata Bapak Ibu semua sangat berarti," katanya. 

Dalam peninjauannya, Gibran sempat mengunjungi Forest School BOSF Nyaru Menteng yang saat ini menjadi tempat pembinaan 17 orangutan. Selain itu, ia juga mendatangi area Karantina Individu Orangutan untuk melihat langsung proses nebulisasi atau pemberian uap sebagai bagian dari penanganan satwa terdampak karhutla.

Di area karantina, sekitar 90 orangutan menjalani perawatan dalam beberapa kandang yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing satwa. Kunjungan Gibran ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh, dengan memperhatikan keselamatan masyarakat.

Read Entire Article
Food |