![[Bintang] Jawa Tengah](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/nfyMMzbVPR6K8XZZaiRCo_uJNp0=/680x383/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1654111/original/078799000_1500533244-2.jpg)
Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, cara membuat jadah bakar untuk teman minum kopi ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Jajanan tradisional khas Jawa ini hanya memerlukan bahan sederhana: beras ketan, kelapa parut, garam, dan sedikit air atau santan. Hasilnya menghadirkan rasa gurih, tekstur pulen, dan aroma harum yang serasi dengan secangkir kopi hangat.
Jadah telah lama dikenal di berbagai daerah di Pulau Jawa. Di sejumlah wilayah, camilan ini juga disebut sebagai uli ketan, tetel, atau gemblong. Ciri khasnya terletak pada ketan yang lembut dan lengket berpadu dengan gurihnya kelapa parut.
Saat dibakar di atas bara, permukaannya berubah sedikit kecokelatan dengan aroma smoky yang menggugah selera. Bagian luar memberi sensasi renyah, sementara bagian dalam tetap lembut. Disantap bersama kopi atau teh hangat, jadah bakar terasa semakin nikmat.
Bahan Utama dan Opsi Penambah Rasa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4940183/original/037418300_1725871191-sesame-seeds-dark-background.jpg)
Untuk menghasilkan jadah bakar yang pulen dan gurih, siapkan bahan-bahan berikut. Bahan yang tepat akan membantu membangun tekstur serta rasa yang seimbang.
- 400 gram beras ketan putih berkualitas baik
- 200 gram kelapa parut setengah tua
- 1 sendok teh garam
- 75 ml air panas
Apabila menginginkan rasa yang lebih gurih, air panas dapat diganti dengan santan hangat sesuai selera. Pilihan ini akan memperkaya rasa sekaligus menambah keharuman.
Penggunaan daun pandan saat mengukus ketan juga dapat menambah aroma harum alami. Kombinasi bahan ini membantu menghadirkan jadah bakar yang pulen, gurih, dan wangi.
Cara Membuat Jadah Bakar di Rumah
Proses pembuatan jadah bakar terdiri dari beberapa tahap berurutan: perendaman, pengukusan, pencampuran, hingga pembakaran. Ikuti langkah-langkah berikut agar hasilnya maksimal dan mudah dipraktikkan di rumah.
- Rendam Beras Ketan Cuci beras ketan hingga bersih, kemudian rendam selama kurang lebih dua jam. Proses perendaman membantu butiran ketan lebih cepat matang sekaligus menghasilkan tekstur yang lebih empuk.Setelah direndam, tiriskan hingga airnya benar-benar berkurang.
- Kukus Hingga Setengah Matang Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga menghasilkan uap yang banyak.Masukkan beras ketan ke dalam kukusan, lalu kukus sekitar 30 menit atau hingga setengah matang.
- Tambahkan Air Panas Angkat ketan yang telah dikukus, kemudian pindahkan ke wadah besar.Tuangkan air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga seluruh permukaan ketan terkena air. Diamkan beberapa menit sampai air benar-benar terserap.Jika menggunakan santan, rebus santan bersama sedikit garam dan daun pandan hingga mendidih, kemudian tuangkan ke atas ketan seperti langkah di atas.
- Campurkan Kelapa Parut Masukkan kelapa parut dan garam ke dalam ketan yang telah menyerap air.Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata sehingga setiap butir ketan terbalut kelapa.
- Kukus Hingga Matang Masukkan kembali campuran ketan ke dalam kukusan.Kukus sekitar 30–45 menit sampai ketan benar-benar matang, empuk, dan pulen.Aroma harum dari kelapa akan semakin terasa pada tahap ini.
- Tumbuk Hingga Menyatu Angkat ketan yang telah matang, lalu pindahkan ke wadah besar atau cobek kayu.Tumbuk perlahan hingga butiran ketan menyatu dengan kelapa dan menghasilkan adonan yang padat, lengket, sekaligus elastis.Proses ini menjadi salah satu kunci agar jadah tidak mudah hancur saat dipotong maupun dibakar.
- Bentuk Jadah Setelah cukup halus, bentuk adonan menjadi lonjong atau persegi panjang sesuai selera.Anda juga bisa membentuk ukuran kecil agar lebih praktis untuk sekali santap.Diamkan hingga suhu ruang supaya adonan menjadi lebih padat.
- Potong Sesuai Selera Potong-potong jadah dengan ketebalan sekitar 1 hingga 2 sentimeter.Gunakan pisau yang sedikit dibasahi air agar hasil potongannya lebih rapi dan tidak lengket.
- Bakar di Atas Bara Api Panaskan bara arang hingga stabil.Susun potongan jadah di atas panggangan tanpa menambahkan minyak maupun bumbu.Balik jadah secara berkala hingga kedua sisinya berubah kecokelatan dan mengeluarkan aroma panggang yang harum.Jangan membakar terlalu lama agar bagian dalam tetap lembut.
- Sajikan Selagi Hangat Jadah bakar paling nikmat disajikan dalam keadaan hangat.Anda dapat menikmatinya begitu saja atau menyandingkannya dengan secangkir kopi hitam, kopi tubruk, kopi susu, maupun teh hangat.
Trik Jadah Tetap Pulen dan Tidak Gampang Hancur
Beberapa kebiasaan kecil saat menyiapkan bahan dan mengolah adonan memegang peranan sangat vital pada hasil akhir. Perhatikan hal-hal berikut agar jadah pulen, bentuknya rapi, dan tidak mudah pecah saat dibakar.
- Gunakan beras ketan berkualitas baik tanpa campuran beras biasa.
- Pilih kelapa parut yang masih segar agar rasa gurihnya lebih alami.
- Jangan melewatkan proses perendaman karena sangat berpengaruh terhadap tekstur ketan.
- Tumbuk ketan saat masih hangat supaya lebih mudah menyatu.
- Bakar menggunakan bara api sedang agar permukaan tidak cepat gosong.
- Balik jadah secara perlahan sehingga seluruh permukaan matang merata.
- Bila ingin aroma lebih harum, bungkus jadah menggunakan daun pisang sebelum didinginkan.
Perendaman dan penumbukan saat adonan masih hangat membantu ketan menyatu lebih baik, sehingga tekstur lebih pulen dan potongan tetap kokoh saat dibakar.
Asal-Usul Singkat, Variasi, dan Padanan Minuman
Jadah bakar merupakan olahan beras ketan yang dipadukan dengan kelapa parut, kemudian dikukus hingga matang dan ditumbuk sampai teksturnya benar-benar pulen. Setelah dibentuk dan dipotong-potong, jadah dibakar tanpa tambahan bumbu sehingga menghasilkan aroma panggang alami yang khas.
Camilan tradisional ini populer di Yogyakarta, Klaten, dan sejumlah daerah di Jawa Tengah. Selain mudah ditemui di pasar tradisional, jadah bakar juga kerap hadir di kawasan wisata. Harganya relatif terjangkau sehingga pas untuk teman bersantai.
Berbeda dengan jadah yang disajikan begitu saja, proses pembakaran memberikan cita rasa baru. Lapisan luar menjadi sedikit kering dan garing, sedangkan bagian dalam tetap lembut dan kenyal.
Terdapat variasi penyajian lain yang tidak kalah lezat. Beberapa orang menyantap jadah dengan siraman kinca gula merah yang manis legit, ada pula yang menambahkan taburan serundeng gurih. Jadah juga bisa digoreng hingga bagian luarnya renyah. Di beberapa daerah, jadah dibentuk kecil dan dibungkus daun pisang agar praktis dibawa sebagai bekal.
Perbedaan istilah juga penting diketahui. Jadah adalah olahan ketan yang telah dikukus dan ditumbuk hingga pulen, sedangkan jadah bakar adalah jadah yang dipanggang di atas bara api sehingga memiliki aroma smoky dan permukaan yang lebih garing.
Terkait bahan cair, jadah tidak harus menggunakan santan. Air panas dapat digunakan seperti pada resep sederhana. Namun, santan akan menghasilkan rasa yang lebih gurih dan aroma yang lebih kaya.
Untuk penyimpanan, jadah dapat bertahan sekitar 1–2 hari pada suhu ruang. Jika dimasukkan ke lemari pendingin, masa simpannya bisa mencapai sekitar 3–4 hari. Sebelum disajikan kembali, panaskan dengan cara dibakar atau dikukus agar teksturnya kembali lembut. Apabila jadah terasa keras setelah dingin, hal ini terjadi karena pati pada ketan mengalami proses pengerasan alami; pemanasan kembali membantu mengembalikan kekenyalannya.
Meski jadah bakar sangat cocok mendampingi kopi karena perpaduan gurih, pulen, dan aroma hasil pembakaran yang menyeimbangkan pahitnya kopi, camilan ini juga nikmat bersama teh hangat, wedang jahe, atau susu hangat. Disajikan dengan kinca gula merah dan serundeng sebagai pelengkap pun tetap memanjakan lidah.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.
FoodCara Membuat Keripik Talas Renyah Tahan Lama, Anti Gatal dan Siap Usaha
Kupas tuntas cara membuat keripik talas renyah tahan lama, anti gatal, plus resep 500 gram, teknik goreng, penyimpanan, dan ide kemasan untuk jualan.
FoodCara Masak Sambal Ijo ala RM Padang, Pedas Gurih yang Segar
Lado ijo ala RM Padang dengan pedas segar dan aroma cabai hijau. Simak bahan, langkah memasak, tips warna tetap hijau, serta manfaat cabai hijau.
FoodCreamy Roasted Pumpkin Soup, Sup Labu Sederhana dengan Rasa yang Istimewa
Sup labu bisa menjadi pilihan yang pas saat cuaca terasa lebih dingin atau tubuh butuh sesuatu yang menenangkan.
FoodCara Bikin Keripik Tempe Sagu untuk Jualan: Renyah, Gurih, Tahan Lama
Keripik tempe sagu digemari karena renyah, gurih, dan praktis dibuat. Simak resep, takaran, teknik menggoreng, serta tips rasa dan kemasan untuk jualan.
FoodCara Masak Fuyunghai Rumahan: Tebal, Gurih, Saus Asam Manis
Omelet tebal ala Tionghoa ini mudah dibuat di rumah. Simak resep fuyunghai lengkap, langkah memasak, tips tebal-gurih, serta variasi isian dan penyajian.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488758/original/037754800_1769762689-uang_talas_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5560523/original/070942000_1776671711-sendok.jpg)
![Dengan menggunakan labu yang dipanggang terlebih dahulu, membuat rasa manis alaminya menjadi lebih keluar dengan sentuhan sedikit karamelisasi. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/UBp0I_T67iKiE86RG90gGjI4-1E=/200x200/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565473/original/095754500_1777025770-2148706317.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8951396/original/057970900_1782971123-654146896335605029.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940474/original/049462100_1645414154-Efy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9111136/original/026368800_1783060683-Screenshot_2026-07-03_133729.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6800747/original/046511200_1779593073-ChatGPT_Image_May_24__2026__10_19_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488758/original/037754800_1769762689-uang_talas_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560523/original/070942000_1776671711-sendok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8951396/original/057970900_1782971123-654146896335605029.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3940474/original/049462100_1645414154-Efy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549296/original/008893900_1775614729-unnamed__41_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782525/original/046051600_1782889983-Gemini_Generated_Image_usvsieusvsieusvs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3008486/original/023095900_1577681669-kouji-tsuru-sMNGYa6Ne9U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549450/original/046156100_1775619686-unnamed_-_2026-04-08T103446.742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2215279/original/038545200_1526451778-kue_tetu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782320/original/057013400_1782882995-Ketan_Pecok_di_Piring_Rotan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479748/original/005304000_1768988353-Screenshot_2026-01-21_163205.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782319/original/040379600_1782882967-4e61d94e-304d-4596-9215-2c949104fed6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4655693/original/012332900_1700472043-jus_semangka_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8778946/original/091939200_1782876263-3831548493453449615.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6941659/original/097544300_1779710330-pexels-shameel-mukkath-3421394-5112594.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6940749/original/073627200_1779709248-pexels-makafood-82669418-8840482.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494141/original/020604500_1770279606-pexels-monicore-458796.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407274/original/068335200_1762682484-Gultik_Pak_Agus_Budi.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522741/original/006886600_1772775055-8591.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524652/original/016596800_1772963486-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532552/original/024344100_1773655185-pexels-undo-kim-2153633398-34628051.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527962/original/042466100_1773221151-pexels-pixabay-248509.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528779/original/012654500_1773295183-2148501558.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529965/original/052248300_1773387981-Screenshot_2026-03-13_143501.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543643/original/041077600_1775031375-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_14.33.02__1_.jpeg)






