Pelibatan Kantin Masih Dikaji, Mendikdasmen: Yang Sudah Diputuskan, tidak Semua Siswa Menerima MBG

7 hours ago 22

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti saat meresmikan secara simbolis 29 sekolah hasil revitalisasi di SMA Negeri 1 Meureudeu, Pidie Jaya, Aceh, pada 10 Maret 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, skenario kebijakan terkait keterlibatan kantin sekolah dalam distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih dalam tahap penyusunan. Mu'ti mengatakan, hal tersebut masih dalam tahap pengkajian bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

"Jadi belum ada keputusan soal bagaimana nanti kantin dan berbagai pelayanan lainnya. Agar MBG berjalan dengan baik, tentu semua harus melalui pengkajian yang mendalam," kata Abdul Mu'ti di Yogyakarta, Ahad (5/7/2026).

Menurut dia, pembahasan yang telah diputuskan dalam rapat tingkat menteri adalah terkait sasaran penerima manfaat MBG. MBG, kata dia, nantinya tidak diberikan kepada seluruh siswa, melainkan hanya kepada mereka yang membutuhkan.

"Yang sudah diputuskan dalam rapat tingkat menteri adalah penerima MBG ini nanti tidak untuk semua (siswa), tetapi hanya untuk yang memerlukan," ujarnya.

Meski demikian, ia mengatakan, mekanisme penerapan kebijakan tersebut masih dalam tahap penyusunan agar pelaksanaannya dapat berjalan secara optimal. "Mekanismenya bagaimana sedang kami susun supaya kebijakan ini dapat terlaksana dengan baik," katanya.

Abdul Mu'ti menjelaskan, kebijakan distribusi MBG merupakan kewenangan BGN. Kemendikdasmen, kata dia, hanya memberikan masukan terkait pelaksanaannya agar tujuan program MBG sebagaimana yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai.

"Semangat MBG kan oleh Pak Presiden dimaksudkan untuk membangun generasi yang sehat secara fisik sehingga terbebas dari stunting," ujarnya.

Ia menilai, penyaluran manfaat MBG akan lebih tepat sasaran apabila diprioritaskan bagi siswa yang benar-benar membutuhkan. "Jadi memang ya lebih tepat siapa yang paling berhak menerima itu yang dilayani," katanya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |