Pemprov Kalsel mulai bangun Jembatan Pulau Laut Rp750 miliar per tahun.
REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU, – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) resmi memulai pembangunan Jembatan Pulau Laut dengan skema tahun jamak 2026-2028. Proyek ini dianggarkan sebesar Rp750 miliar per tahun untuk meningkatkan konektivitas antara Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.
Gubernur Kalsel Muhidin menyaksikan penandatanganan kontrak kerja yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel M Yasin Toyib bersama pihak kontraktor, didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, serta Bupati Tanah Bumbu dan Kotabaru di Banjarbaru, Senin.
Muhidin menegaskan bahwa penandatanganan kontrak ini merupakan titik awal dimulainya pekerjaan fisik, dan tidak boleh ada penundaan dalam pelaksanaannya. "Kontrak sudah diteken, artinya kontraktor harus siap bekerja dan tidak boleh ada keterlambatan," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya profesionalitas kontraktor, termasuk kesiapan peralatan, sumber daya manusia, dan manajemen proyek agar pekerjaan dapat berjalan sesuai target waktu. Menurutnya, kelengkapan sarana dan kesiapan teknis sangat penting untuk memastikan proyek strategis ini selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Pendanaan dan Dukungan Pemerintah
Proyek Jembatan Pulau Laut direncanakan berlangsung selama periode 2026 hingga 2028 dengan total pembiayaan Rp750 miliar per tahun. Dana ini berasal dari APBD Provinsi Kalsel sebesar Rp550 miliar serta kontribusi masing-masing senilai Rp100 miliar dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Selain itu, proyek ini juga didukung anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum sekitar Rp3 triliun yang dialokasikan melalui skema multiyears hingga 2028.
Muhidin berharap penyerapan anggaran dapat lebih optimal sejak awal tahun, mengingat realisasi anggaran pada proyek sebelumnya cenderung rendah pada tahap awal pelaksanaan.
Pemprov Kalsel menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Pulau Laut akan menjadi pengungkit konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di Tanah Bumbu dan Kotabaru, melalui kelancaran distribusi barang dan peningkatan mobilitas masyarakat.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
5






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)

















