Peminat PTKIN Cetak Rekor, Kemenag Apresiasi Kanwil

3 hours ago 4

Sejumlah peserta mengerjakan soal Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) berbasis komputer di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (25/6/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Agama memberikan penghargaan kepada sejumlah kantor wilayah yang dinilai berkontribusi besar dalam proses penerimaan mahasiswa PTKIN 2026. Apresiasi diberikan di tengah lonjakan pendaftar yang mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Ketua Panitia Nasional PMB-PTKIN 2026 Abdul Aziz mengatakan, capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kampus keagamaan.

“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi Kanwil dalam menyukseskan penerimaan mahasiswa baru tahun ini yang mencatatkan rekor peminat tertinggi sepanjang sejarah,” ujar Abdul Aziz, Ahad (5/4/2026).

Ia menyebut sebanyak 143.948 siswa dari 12.174 satuan pendidikan bersaing masuk PTKIN tahun ini. Tingginya minat tersebut didorong persepsi positif terhadap kualitas pendidikan dan prospek lulusan.

“Masayarakat kini melihat PTKIN sebagai paket lengkap, yakni basis karakter keagamaan kokoh, biaya terjangkau, dan standar akademik kelas dunia,” kata Abdul Aziz.

Panitia juga mencatat 97,3 persen siswa menilai kualitas PTKIN setara perguruan tinggi umum, sementara 96,7 persen optimistis lulusan mampu bersaing di pasar kerja global.

Tahun ini juga menjadi momentum baru dengan diperkenalkannya pemetaan kesehatan mental bagi calon mahasiswa. Kebijakan ini menempatkan PTKIN sebagai pelopor seleksi yang tidak hanya menilai akademik, tetapi juga kesiapan psikologis.

Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno mengatakan, tren pendaftar menunjukkan perubahan signifikan. “Ekosistem pendidikan Islam kita semakin solid. Lulusan PTKIN kini sangat kompetitif, bahkan mudah menembus universitas ternama di Inggris dan Eropa,” kata Amien.

Ia menambahkan, jumlah pendaftar dari madrasah kini melampaui sekolah umum, menandakan penguatan basis pendidikan Islam nasional.

Adapun penghargaan diberikan kepada Kanwil Kemenag DKI Jakarta sebagai berkinerja unggul, Kalimantan Selatan sebagai penggerak satuan pendidikan, Bengkulu sebagai penggerak siswa dan santri, Jawa Timur untuk finalisasi terbanyak, serta DI Yogyakarta sebagai wilayah paling responsif.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |