Pemprov Jakarta Bakal Gandeng Pengelola San Siro Benahi Tata Kelola JIS

9 hours ago 4

Rangkaian KRL Commuterline melintasi Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Rabu (15/4/2026). Stasiun JIS ditargetkan mulai beroperasi melayani penumpang KRL pada Juni 2026 dengan rute Tanjung Priok–Jakarta Kota. Diharapkan, stasiun ini dapat mendukung mobilitas masyarakat menuju kawasan olahraga dan permukiman di sekitarnya. Pembangunan Stasiun JIS saat ini telah memasuki tahap akhir dan diharapkan selesai tepat waktu sehingga stasiun siap diuji coba sebelum resmi beroperasi.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menjajaki kerja sama dengan pengelola San Siro Stadium terkait pengelolaan Jakarta International Stadium (JIS). Hal itu dilakukan lantaran Pemprov Jakarta ingin membenahi tata kelola JIS.

Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno mengatakan, Jakarta perlu belajar dari pengalaman San Siro sebagai salah satu ikon sepak bola dunia. Ia menilai, stadion modern tak hanya berfungsi sebagai arena sepakbola, melainkan juga destinasi wisata olahraga, ruang ekonomi kreatif, pusat hiburan, dan ikon kebanggaan warga.

“San Siro adalah salah satu ikon sepak bola dunia yang sudah berusia 100 tahun sejak 1925 dan terus berkembang hingga memiliki kapasitas 75.000 penonton. Kita datang bukan sekadar berkunjung, tetapi belajar bagaimana sebuah stadion bisa hidup sebagai ruang sejarah, bisnis, hiburan, dan menjadi kebanggaan warga," kata dia melalui keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Menurut Rano, JIS punya potensi besar untuk berkembang sebagai stadion modern. Karena itu, ia meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS untuk menindaklanjuti komunikasi dan transfer pengetahuan dengan pihak San Siro Stadium.

Ia mengatakan, pengalaman San Siro penting bagi Jakarta karena JIS dirancang sebagai infrastruktur strategis untuk mendukung posisi Jakarta sebagai kota global. Ia berharap kolaborasi itu menjadi langkah awal memperluas jejaring internasional JIS dalam aspek manajemen stadion, penyelenggaraan event, promosi wisata olahraga, dan pengembangan konten pengalaman pengunjung.

Tak hanya itu, ia berharap kolaborasi itu dapat mencakup tata kelola stadion, manajemen event berskala besar, optimalisasi aktivitas nonpertandingan, serta pengembangan pengalaman pengunjung. Dengan begitu, JIS dapat memiliki kegiatan sepanjang tahun.

Read Entire Article
Food |