Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun Libatkan Enam Kendaraan di Bogor

3 hours ago 2

Polisi selidiki kecelakaan beruntun libatkan enam kendaraan di Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR, – Kepolisian Resor Kota Bogor tengah menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di perlintasan kereta api Kebon Pedes, Kecamatan Tanahsareal, pada Sabtu (4/7) sore. Dugaan sementara, insiden ini dipicu oleh seorang pengemudi yang gagal menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Eko Susilo, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan melibatkan total enam kendaraan.

"Benar telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan total enam kendaraan, terdiri atas empat kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua," kata Eko.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga bermula dari sebuah mobil Honda Brio yang berada di posisi paling belakang. Pengemudi mobil tersebut diduga tidak mampu menjaga jarak aman, sehingga menabrak rangkaian kendaraan yang ada di depannya.

Akibat tabrakan itu, mobil Honda Brio menghantam sebuah angkutan kota, Daihatsu Ayla, Daihatsu Xenia, serta dua sepeda motor yang sedang berhenti atau melaju pelan di lokasi. Benturan keras tersebut menyebabkan seluruh kendaraan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Iptu Eko Susilo menyampaikan bahwa pengemudi Honda Brio hanya mengalami luka ringan dalam kejadian ini. Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta menghitung total kerugian material yang ditimbulkan.

Polisi kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman antarkendaraan dan tetap berkonsentrasi penuh selama berkendara. Langkah preventif ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama di titik-titik rawan seperti perlintasan kereta api.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Food |