Presiden Prabowo Subianto meresmikan prosesi Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela secara hibrid melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto meminta agar putra daerah diprioritaskan dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Menurut dia, proyek tersebut harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat melalui penyerapan tenaga kerja dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Prabowo mengatakan proyek Abadi Masela bukan hanya bertujuan memperkuat kemandirian energi nasional, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. Karena itu, masyarakat lokal harus menjadi bagian utama dalam pengembangan proyek sejak tahap pembangunan.
"Semua ini milik rakyat kita, tanggung jawabnya adalah menjamin bahwa rakyat merasakan. Sehingga komitmen tadi, mengutamakan putra daerah, membantu pengusaha-pengusaha lokal," kata Presiden saat meresmikan groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela melalui konferensi video, dikutip Jumat (17/7/2026).
Ia menegaskan pengusaha lokal juga harus diberi kesempatan untuk berkembang. Apabila kemampuan mereka masih terbatas, pemerintah bersama BUMN diminta memberikan pendampingan agar mampu ikut berpartisipasi dalam proyek strategis tersebut.
Menurut Prabowo, perusahaan-perusahaan negara seperti Pertamina dan Danantara harus mengambil peran aktif dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha daerah sehingga manfaat ekonomi proyek dapat dirasakan secara merata.
"Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin kurang kompetensinya ya dibantu, ya ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, mengerahkan bantuan-bantuan teknis," ujar Kepala Negara.
Prabowo menilai keberhasilan proyek strategis nasional tidak hanya diukur dari besarnya investasi maupun produksi energi, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah ingin proyek Abadi Masela menjadi contoh investasi yang mampu menciptakan kesempatan kerja, mengembangkan usaha lokal, dan mendorong pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.
Presiden optimistis proyek LNG Abadi Masela akan menjadi pendorong kemajuan Indonesia Timur sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional. Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan harus menjaga komitmen agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya putra-putri daerah di Maluku.

11 hours ago
8

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543643/original/041077600_1775031375-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_14.33.02__1_.jpeg)













