REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menegaskan eksistensinya sebagai Kampus Digital Kreatif di kancah internasional. Prestasi terbaru diraih melalui publikasi prosiding 2025 International Conference on Advanced Information Scientific Development (ICAISD) yang kini resmi terbit di perpustakaan digital bergengsi, IEEE Xplore, efektif sejak 20 Februari 2025. Publikasi tersebut dapat diakses melalui tautan resmi https://ieeexplore.ieee.org/xpl/conhome/11383562/proceeding.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi UBSI dalam mendorong tradisi riset berkualitas yang diakui secara global. Masuknya karya ilmiah para peneliti ke dalam IEEE Xplore bukan sekadar formalitas akademik, melainkan validasi atas standar inovasi yang diusung universitas dalam menjawab tantangan teknologi informasi masa depan.
Dekan Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) UBSI, Rachmat Adi Purnama, menyambut antusias kabar tersebut. Ia menilai keberhasilan ini selaras dengan visi FTI untuk melahirkan riset yang aplikatif dan kompetitif di tingkat dunia.
“Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Publikasi di IEEE Xplore menunjukkan bahwa kontribusi ilmiah dari civitas akademika UBSI dan mitra peneliti lainnya memiliki bobot kualitas yang tinggi,” ujar Rachmat dalam keterangan rilis di Jakarta, Ahad (22/2/2029).
Ia menambahkan FTI UBSI akan terus memfasilitasi dosen dan mahasiswa UBSI agar aktif dalam forum internasional sebagai bagian dari strategi penguatan reputasi akademik.
Senada dengan itu, Chair ICAISD 2025, Assoc. Prof. Dr. Sumanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kesuksesan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara panitia, penulis, dan reviewer yang bekerja menjaga kualitas publikasi ilmiah.
“Selamat kepada para penulis yang artikelnya kini dapat diakses secara global melalui tautan resmi IEEE Xplore. Ini merupakan pencapaian membanggakan bagi seluruh tim ICAISD 2025,” kata Sumanto.
Ia berharap artikel-artikel yang terbit dapat memberi dampak signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pengembangan sains informasi tingkat lanjut.
Keberhasilan ICAISD 2025 yang puncaknya diselenggarakan pada 4–5 November 2025 menjadi pemicu bagi UBSI untuk terus konsisten menghadirkan forum ilmiah berkualitas. Sumanto juga mengundang para peneliti, akademisi, dan praktisi teknologi untuk berpartisipasi pada gelaran ICAISD berikutnya.
“Kami mengundang rekan-rekan peneliti untuk kembali mengirimkan karya terbaik pada ICAISD 2026. Kami berupaya menyediakan wadah diseminasi riset yang kredibel dengan jangkauan internasional yang semakin luas,” tambahnya.
Bagi akademisi yang tertarik bergabung dalam ekosistem riset UBSI, informasi mengenai pengiriman makalah dan partisipasi konferensi dapat diakses melalui laman resmi https://conference.bsi.ac.id/. Dengan dukungan institusi yang konsisten mendorong inovasi, masa depan riset teknologi informasi Indonesia diharapkan semakin bersinar dan mampu bersaing di panggung dunia.

12 hours ago
3









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)






