Puncak Antariksa 2026, Mahasiswa UNISA Tegaskan Kampanye Anti Judol tak Berhenti di Ruang Kelas

6 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Perang melawan judi online tidak cukup dilakukan lewat penegakan hukum. Kesadaran masyarakat juga harus terus dibangun sedini mungkin. Pesan itu menjadi benang merah dalam acara puncak Antariksa 2026 setelah mahasiswa Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta sebelumnya melakukan roadshow ke 16 sekolah, edukasi di tiga desa, hingga menggelar gerakan sosial di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Seminar & Awarding yang mengusung tema 'Strategi Anti-Adiksi dan Literasi Digital untuk Memutus Rantai Judi Online' yang menjadi rangkaian acara Antariksa dengan tema besar #StopClicking StarLiving itu, kembali menggaungkan pentingnya membangun kesadaran generasi muda agar tidak terjerat praktik perjudian digital. Ketua Panitia Antariksa 2026, Anwar Annas Rifai, mengatakan Antariksa bukan sekadar agenda tahunan mahasiswa, melainkan wadah untuk melahirkan karya, kolaborasi, dan gerakan edukasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Antariksa ini bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi bagi kami adalah sebuah karya, kreasi, inovasi, kolaborasi, maupun edukasi, khususnya bagi mahasiswa komunikasi," ujarnya saat memberikan sambutan pada puncak acara Antariksa 2026 di Gedung UNISA Yogyakarta, Kamis (9/7/2026).

Menurut Anwar, tema judi online kembali diangkat karena persoalan tersebut masih menjadi ancaman serius dengan dampak yang luas. Ia menyebut, kampanye yang dilakukan tahun ini berhasil menjangkau sekitar 2.500 siswa melalui roadshow di 16 sekolah di DIY. Selain itu, panitia juga menggelar edukasi kepada masyarakat di tiga desa serta melakukan social movement di Titik Nol Yogyakarta yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Kami masih peduli mengenai dampak negatif yang besar yang ditimbulkan dari judi online, baik dari sisi psikologis, sisi ekonomi, maupun sosial," katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Urusan Internasional UNISA Yogyakarta, Dr. M. Ali Imron, M.Fis., menilai konsistensi Antariksa mengangkat isu judi online menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia mengapresiasi upaya mahasiswa yang terus menyadarkan masyarakat terhadap bahaya jika terjerat judi online.

"Kegiatan Antariksa ini adalah kelanjutan dari tahun lalu untuk menyadarkan generasi kita tentang bahaya judi online dengan pendekatan yang dilakukan," katanya.

Menurut Ali Imron, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata.

"Sebagai generasi Ahmad Dahlan muda, ilmu pengetahuan tidak boleh hanya ada di dalam hati tetapi perlu diimplementasikan. Maka wajar jika ada ketidakberesan secara kebijakan ataupun persoalan sosial, mahasiswa menjadi orang pertama yang menyadarkan," ujarnya.

Read Entire Article
Food |