Resep Puding Roti Kukus yang Lembut dan Wangi, Bahan Sederhana Rasanya Juara

5 hours ago 3

Fimela.com, Jakarta - Roti tawar yang menumpuk di dapur sering kali berakhir dibuang karena sudah mulai mengeras. Padahal, roti tersebut bisa disulap menjadi camilan lezat lewat resep puding roti kukus yang lembut dan wangi yang mudah dipraktikkan siapa saja.

Hidangan ini menggabungkan roti tawar, susu, dan telur yang dikukus hingga teksturnya lembut serta aromanya harum menggoda. Tidak perlu oven, cukup panci kukusan biasa yang ada di rumah sudah cukup untuk menghasilkan puding roti yang lezat.

Sahabat Fimela, berikut  resep puding roti kukus yang lembut dan wangi, Minggu (26/7/2026).

Bahan-Bahan Puding Roti Kukus yang Lembut dan Wangi

Berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat puding roti kukus yang lembut dan wangi untuk sekitar delapan hingga sepuluh porsi.

  • 6 lembar roti tawar, sobek-sobek atau potong dadu kecil
  • 3 butir telur ayam
  • 400 ml susu cair full cream atau susu UHT
  • 100 gram susu kental manis (rasa vanila atau cokelat)
  • 3 sendok makan gula pasir (sesuaikan tingkat manis)
  • 2 sendok makan margarin atau mentega, lelehkan
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok teh ekstrak vanila atau pasta vanila
  • 1/2 sendok teh kayu manis bubuk (opsional, untuk aroma hangat)
  • Keju parut, kismis, atau meses cokelat secukupnya untuk taburan
  • Margarin secukupnya untuk olesan loyang atau cetakan

Cara Membuat Puding Roti Kukus yang Lembut dan Wangi

Ikuti langkah-langkah berikut agar hasil puding roti kukus lembut, wangi, dan matang merata.

  1. Siapkan loyang atau cetakan tahan panas, lalu olesi seluruh permukaannya dengan margarin agar puding tidak lengket saat dikeluarkan.
  2. Sobek atau potong roti tawar menjadi bagian kecil, kemudian tata di dalam loyang yang sudah disiapkan.
  3. Dalam wadah terpisah, kocok telur menggunakan whisk atau garpu hingga tercampur rata, tidak perlu sampai mengembang.
  4. Tuang susu cair, susu kental manis, gula pasir, garam, dan margarin cair ke dalam kocokan telur, aduk hingga semua bahan menyatu.
  5. Tambahkan ekstrak vanila dan kayu manis bubuk ke dalam adonan cair, aduk kembali hingga rata dan aromanya tercium harum.
  6. Tuang perlahan campuran susu dan telur ke atas roti tawar dalam loyang, pastikan seluruh permukaan roti terendam cairan secara merata.
  7. Diamkan adonan selama sepuluh hingga lima belas menit agar roti menyerap cairan dengan sempurna sebelum dikukus.
  8. Taburkan keju parut, kismis, atau meses cokelat di atas permukaan adonan sesuai selera sebagai pemanis tampilan dan rasa.
  9. Panaskan panci kukusan terlebih dahulu hingga air mendidih dan uapnya banyak sebelum loyang dimasukkan.
  10. Lapisi tutup panci kukusan dengan kain bersih atau serbet agar tetesan air tidak jatuh ke permukaan puding.
  11. Masukkan loyang berisi adonan ke dalam kukusan, kukus dengan api sedang selama 30 hingga 40 menit hingga puding matang dan padat.
  12. Cek kematangan dengan menusukkan tusuk gigi ke tengah puding, jika tidak ada adonan basah yang menempel berarti puding sudah matang.
  13. Angkat puding dari kukusan, biarkan uap panasnya hilang terlebih dahulu sebelum dipotong agar teksturnya tidak hancur.
  14. Sajikan puding roti kukus selagi hangat, atau simpan di kulkas beberapa jam untuk hasil yang lebih padat dan segar saat dingin.

Rahasia Membuat Puding Roti Kukus Lembut dan Wangi

Banyak orang gagal membuat puding roti karena hasilnya bantat, terlalu basah, atau baunya amis. Padahal, kunci dari resep puding roti kukus yang lembut dan wangi terletak pada beberapa hal sederhana yang sering terlewat.

Pertama, perhatikan perbandingan cairan dan roti. Roti tawar perlu direndam cukup lama dalam campuran susu dan telur agar meresap sempurna, namun tidak sampai hancur menjadi bubur. Rendam sekitar sepuluh hingga lima belas menit sudah cukup untuk membuat roti empuk tanpa kehilangan bentuknya.

Kedua, gunakan susu full cream atau susu cair biasa dibandingkan air biasa. Kandungan lemak dalam susu membuat tekstur puding lebih lembut dan rasanya lebih gurih. Susu kental manis juga bisa ditambahkan untuk memberi rasa manis sekaligus aroma yang lebih harum.

Ketiga, jangan lupakan ekstrak vanila atau pasta vanila. Bahan ini berfungsi menetralkan bau amis dari telur sekaligus memberikan aroma wangi yang khas pada puding roti kukus. Sedikit kayu manis bubuk juga bisa ditambahkan sebagai variasi aroma yang hangat.

Keempat, lapisi tutup panci kukusan dengan kain bersih sebelum ditutup. Cara ini mencegah tetesan air dari uap panas jatuh ke permukaan puding sehingga hasil akhirnya tidak becek dan tetap mulus.

Tips Tambahan agar Puding Roti Kukus Tidak Gagal

Selain mengikuti resep puding roti kukus yang lembut dan wangi di atas, ada beberapa hal tambahan yang membantu hasil akhir lebih maksimal. Gunakan roti tawar yang sudah agak kering atau menginap satu hari, karena roti jenis ini lebih mudah menyerap cairan tanpa cepat hancur.

Hindari mengukus dengan api terlalu besar sejak awal, sebab panas yang berlebihan bisa membuat permukaan puding berlubang-lubang seperti sarang tawon. Api sedang cenderung lebih aman untuk menghasilkan tekstur yang halus dan lembut merata.

Jika ingin tekstur lebih creamy, kurangi jumlah roti dan tambah sedikit susu. Sebaliknya, jika ingin puding lebih padat dan bisa dipotong rapi, gunakan roti dengan jumlah lebih banyak dibandingkan cairan.

 Variasi Rasa Puding Roti Kukus

Resep dasar puding roti kukus yang lembut dan wangi ini bisa dikembangkan menjadi beberapa varian rasa sesuai selera keluarga di rumah.

  • Puding roti kukus cokelat: tambahkan bubuk cokelat atau meses cokelat ke dalam adonan susu sebelum dituang ke roti.
  • Puding roti kukus pisang: selipkan potongan pisang di antara roti tawar untuk aroma dan rasa yang lebih manis alami.
  • Puding roti kukus santan: ganti sebagian susu cair dengan santan untuk aroma yang lebih gurih dan khas Nusantara.
  • Puding roti kukus keju: perbanyak taburan keju parut di atas permukaan sebelum dikukus untuk rasa gurih yang lebih kuat.
  • Puding roti kukus kismis almond: tambahkan kismis dan irisan almond panggang sebagai pelengkap tekstur renyah.

Cara Penyimpanan Puding Roti Kukus

Puding roti kukus yang sudah matang bisa disimpan di dalam kulkas menggunakan wadah tertutup rapat selama dua hingga tiga hari. Sebelum disantap kembali, puding bisa dihangatkan sebentar dengan cara dikukus ulang selama beberapa menit agar teksturnya kembali lembut.

Jika ingin menyimpan lebih lama, puding roti kukus juga bisa dibekukan di dalam freezer hingga satu bulan. Saat akan dikonsumsi, pindahkan dulu ke kulkas bagian bawah semalaman sebelum dihangatkan agar teksturnya tidak berubah drastis.

Tanya Jawab Seputar Puding Roti Kukus

1. Kenapa puding roti kukus bisa bantat dan tidak lembut?

Puding roti kukus bantat biasanya disebabkan oleh api kukusan yang terlalu besar atau proses pengukusan yang terlalu lama. Selain itu, kurangnya cairan susu dibanding roti juga membuat tekstur menjadi keras dan padat.

2. Berapa lama waktu ideal mengukus puding roti?

Waktu ideal mengukus puding roti berkisar antara 30 hingga 40 menit dengan api sedang, tergantung ketebalan adonan dalam loyang. Kematangan bisa dicek dengan menusukkan tusuk gigi ke bagian tengah puding.

3. Apakah roti tawar harus dikupas kulitnya sebelum dibuat puding?

Mengupas kulit roti tawar bersifat opsional dan tergantung selera. Roti tanpa kulit menghasilkan tekstur puding yang lebih halus, sementara roti dengan kulit tetap enak namun sedikit lebih bertekstur.

4. Bagaimana cara membuat puding roti kukus lebih wangi?

Aroma wangi pada puding roti kukus didapat dari kombinasi ekstrak vanila, susu full cream, dan sedikit kayu manis bubuk. Ketiga bahan ini membantu menutupi bau amis telur sekaligus memberi aroma hangat yang khas.

5. Apakah puding roti kukus bisa dibuat tanpa telur?

Puding roti kukus tetap bisa dibuat tanpa telur dengan mengganti fungsi pengikatnya menggunakan tepung maizena yang dilarutkan air. Teksturnya akan sedikit berbeda, namun tetap lembut dan cocok bagi yang menghindari telur.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Ibrahim Hasan
  • Anugerah Ayu Sendari

    Editor

    Anugerah Ayu Sendari
Read Entire Article
Food |