Aktivitas penambangan pasir di Sungai Batang Anai, Nagari Sikabu, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Ahad (7/6/2026). Aktivitas galian C sepanjang sungai itu meresahkan warga karena memicu ketidakseimbangan sedimen, erosi tebing yang parah, dan pendangkalan sungai yang memperburuk dampak bencana banjir bandang. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
Aktivitas penambangan pasir di Sungai Batang Anai, Nagari Sikabu, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Ahad (7/6/2026). Aktivitas galian C sepanjang sungai itu meresahkan warga karena memicu ketidakseimbangan sedimen, erosi tebing yang parah, dan pendangkalan sungai yang memperburuk dampak bencana banjir bandang. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
Foto udara aktivitas penambangan pasir di Sungai Batang Anai, Nagari Sikabu, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Ahad (7/6/2026). Aktivitas galian C sepanjang sungai itu meresahkan warga karena memicu ketidakseimbangan sedimen, erosi tebing yang parah, dan pendangkalan sungai yang memperburuk dampak bencana banjir bandang. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG PARIAMAN -- Aktivitas penambangan pasir di Sungai Batang Anai, Nagari Sikabu, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Ahad (7/6/2026).
Aktivitas galian C sepanjang sungai itu meresahkan warga karena memicu ketidakseimbangan sedimen, erosi tebing yang parah, dan pendangkalan sungai yang memperburuk dampak bencana banjir bandang.
sumber : Antara Foto

2 months ago
148




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5692679/original/097423800_1778569231-1_1_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547403/original/034869900_1775458279-pexels-crysnet-14537683.jpg)





