WWF Indonesia dan jejaring WWF Global mengunjungi kawasan Eiger Nature di Gunung Gede Pangrango untuk meninjau kegiatan restorasi dan konservasi.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Sebanyak 22 perwakilan WWF Indonesia dan jejaring WWF Global mengunjungi kawasan Eiger Nature di Gunung Gede Pangrango untuk melihat langsung kegiatan restorasi dan konservasi. Dalam kunjungan tersebut, WWF Indonesia menilai pengelolaan kawasan yang mengintegrasikan restorasi, konservasi, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat berjalan baik.
Direktur Utama Eiger Nature Imanuel Wirajaya mengatakan, kunjungan tersebut digelar menjelang pembukaan kawasan untuk masyarakat. Kegiatan dilakukan melalui guided site tour untuk melihat pengembangan kawasan, mulai dari restorasi lahan kritis di kawasan PTPN I Regional 2 hingga konservasi di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).
Menurut Imanuel, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan masukan mengenai fasilitas dan pengalaman pengunjung yang sedang dikembangkan.
“Di fase awal ini kami ingin membuka diri untuk belajar, mendengar, dan bertumbuh bersama. Kami percaya bahwa menghadirkan inisiatif yang benar-benar memberikan manfaat bagi alam dan masyarakat membutuhkan kolaborasi dan perspektif dari banyak pihak,” ucap Imanuel dalam siaran pers, Sabtu (19/9/2026).
Eiger Nature juga berkolaborasi dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dalam konservasi, edukasi lingkungan, dan pemanfaatan kawasan secara bertanggung jawab.
CEO WWF Indonesia Aditya Bayunanda mengatakan, sektor swasta dapat berperan dalam menjaga alam sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, model yang melibatkan pemerintah, masyarakat lokal, dan organisasi konservasi memiliki potensi untuk mendukung pembiayaan konservasi, termasuk di kawasan taman nasional.
Aditya mengatakan, pendekatan tersebut sejalan dengan kerja satuan tugas inovasi pembiayaan Taman Nasional dan Spesies Ikonik yang mencari sumber pembiayaan baru dan berkelanjutan bagi kawasan konservasi Indonesia.

4 hours ago
8
















































