REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jaringan Agen BRILink milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) kian menegaskan perannya sebagai motor inklusi keuangan dan penggerak ekonomi lokal. Hingga akhir November 2025, BRI mencatat sekitar 1,2 juta Agen BRILink yang menjangkau 66.587 desa atau lebih dari 80 persen desa di Indonesia, dengan 1 miliar transaksi bernilai Rp 1.592 triliun.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan perluasan Agen BRILink merupakan penerapan nyata sharing economy di sektor keuangan. “Agen tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga memperkuat konektivitas ekonomi di tingkat lokal. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran BRILink Agen sebagai simpul layanan finansial berbasis komunitas yang mampu mempercepat perputaran ekonomi rakyat,” ujar Dhanny dalam keterangan, Senin (5/1/2026).
Di lapangan, dampak tersebut terasa langsung. Salah satu Agen BRILink aktif berada di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Toko Shafa yang dikelola Tashadi menjadi tumpuan warga sejak 2019, ketika akses ke unit BRI terdekat mengharuskan perjalanan menyeberangi Sungai Musi dengan biaya dan waktu yang tidak sedikit.
Kehadiran Agen BRILink mengubah pola transaksi warga desa. Akses perbankan menjadi lebih dekat, cepat, dan efisien. “Tanggapan masyarakat sangat positif, karena dengan adanya BRILink Agen, transaksi keuangan ini tidak perlu jauh sehingga biaya untuk nyebrang dapat diminimalisir. Selain itu, tidak ada antrean dan pelayanan tetap hadir di hari libur, menjadikan warga merasa lebih mudah dan terbantu soal kehadiran BRILink Agen ini,” ujar Tashadi.
Setiap hari, layanan dibuka dari pukul 07.00 hingga 22.00 WIB untuk berbagai kebutuhan, mulai pembayaran listrik, pembelian token, pengiriman uang, hingga cicilan. Tashadi juga kerap menjadi penghubung warga dengan Mantri BRI di unit terdekat saat dibutuhkan akses pembiayaan.
Manfaat sosial-ekonomi pun dirasakan langsung oleh keluarga-keluarga desa. “Salah satu hal yang paling saya rasakan adalah bisa membantu orang lain, khususnya melayani warga Desa Pelangkarya dan wilayah sekitarnya. Banyak warga yang perlu mengirim uang kepada keluarga yang sedang sekolah di luar kota. Sekarang mereka tidak perlu pergi jauh, cukup datang ke tempat kami. Layanan jadi lebih dekat dan bisa diakses kapan saja,” ungkapnya.
Selain mengelola Agen BRILink, Tashadi menjalankan usaha lain seperti bertani, menjual LPG 3 kilogram, dan produk herbal rumah tangga. Kombinasi pendapatan tersebut membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memperkuat denyut ekonomi desa, cerminan bagaimana jutaan Agen BRILink ikut memutar roda ekonomi rakyat dari tingkat paling dekat.

6 days ago
15












































