PP Aisyiyah dan Zaskia Adya Mecca edukasi gizi untuk daerah bencana.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah bekerja sama dengan Zaskia Adya Mecca mengedukasi kader dan relawan untuk memastikan pemulihan gizi masyarakat dan mencegah pemberian asupan kental manis bagi penyintas di daerah terdampak bencana. Kegiatan ini dilaksanakan Selasa di Jakarta, melibatkan puluhan kader dari wilayah terdampak bencana seperti Kabupaten Aceh Tamiang, Langkat, dan Agam.
Ketua Majelis Kesehatan PP Aisyiyah Warsiti menjelaskan bahwa pemenuhan gizi sering terabaikan dalam manajemen darurat bencana di Indonesia. "Melalui kolaborasi YAICI, Makes PP 'Aisyiyah, dan Rangkul Foundation, para kader dan relawan kini dibekali panduan penanganan gizi anak pasca-bencana. Ini adalah langkah nyata untuk kesehatan masyarakat," ujar Warsiti.
Zaskia Adya Mecca menyoroti pentingnya ketepatan dalam penyaluran bantuan selain kecepatan pengumpulan donasi. “Masyarakat Indonesia termasuk yang cepat dalam mengumpulkan donasi. Yang sulit itu adalah bagaimana menyalurkannya, bagaimana agar tepat untuk membantu kehidupan masyarakat korban bencana,” ungkapnya.
Ketua MDMC Budi Setiawan menekankan pentingnya memilih logistik pangan yang sesuai standar nutrisi sehat bagi korban bencana. Ia memperingatkan bahaya pemberian kental manis yang diseduh kepada penyintas, karena dapat memperburuk kondisi kesehatan mereka di masa depan.
Guru Besar Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Tria Astika Endah Permatasari, mengingatkan bahwa kental manis mudah didapat dan disajikan di lokasi pengungsian, namun tidak boleh mengorbankan nutrisi balita. Kandungan gula tinggi pada kental manis dapat merusak pola makan dan metabolisme anak.
Zaskia juga menekankan kesiapan mental dan fisik relawan yang terjun ke lapangan. Selain memiliki niat baik, relawan harus memiliki keterampilan teknis dan pengetahuan tentang situasi darurat.
Kolaborasi lintas lembaga ini tidak hanya fokus pada edukasi gizi bagi ibu dan anak, tetapi juga berkomitmen menghadirkan program trauma healing bagi anak-anak penyintas.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
2










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448189/original/093801500_1766021590-WhatsApp_Image_2025-12-18_at_07.55.13.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2384766/original/020395400_1539683489-Jason_Leung.jpg)




