Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan penghargaan kepada perwakilan atlet SEA Games Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan penghargaan berupa bonus kepada atlet SEA Games Thailand 2025 yang berhasil meraih medali untuk Indonesia. Atlet peraih medali emas tunggal menerima bonus sebesar Rp1 miliar, peraih medali perak tunggal Rp315 juta, dan peraih medali perunggu tunggal Rp157 juta. Sementara itu, peraih medali emas beregu menerima bonus Rp500 juta per orang, peraih medali perak beregu Rp220.500.000 per orang, dan peraih medali perunggu beregu Rp110.250.000 per orang.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet peraih medali SEA Games 2025 dengan bonus berlimpah hingga kenaikan pangkat. Penghargaan tersebut disampaikan langsung Presiden saat mengundang para atlet dan pelatih ke Istana Negara, Kamis (8/1/2026) sore.
Dalam ajang SEA Games 2025, kontingen Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan mengoleksi 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para atlet serta pelatih yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia Tenggara.
“Dalam pembangunan sebuah negara, dalam perjuangan kebangkitan sebuah negara, olahraga adalah salah satu cermin keberhasilan negara. Para olahragawan yang dipilih untuk mewakili bangsanya memberi simbol bahwa bangsa itu adalah bangsa yang kuat,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.
Presiden menegaskan, kehadiran atlet Indonesia di SEA Games bukan sekadar mengikuti pertandingan, melainkan membawa harga diri dan kehormatan bangsa. Oleh karena itu, sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan dan kerja keras para atlet, Presiden memberikan bonus hingga Rp 1 miliar bagi peraih medali emas perorangan.
“Negara menghargai putra-putrinya yang berjuang untuk kehormatan bangsa. Penghargaan berupa uang ini dimaksudkan sebagai tabungan untuk masa depan Saudara. Untuk mencapai tingkat seperti ini, Saudara telah mengorbankan waktu, tenaga, dan keringat. Menjadi atlet di kancah internasional membutuhkan mental yang kuat,” kata Presiden.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir menilai dukungan Presiden tersebut menjadi suntikan semangat besar bagi para atlet. Menurutnya, perhatian negara tidak hanya berhenti pada tuntutan prestasi, tetapi juga keberlanjutan masa depan atlet.
“Alhamdulillah, luar biasa dukungan Bapak Presiden dengan visi yang sangat jelas. Atlet tidak hanya dituntut berprestasi, tetapi juga diapresiasi melalui bonus yang bersifat tabungan. Ini menunjukkan perhatian Presiden terhadap masa depan atlet dan mendorong kami menjaga performa, termasuk menuju multi even berikutnya seperti Asian Games,” ujar Erick.

21 hours ago
6














































