Antrean kendaraan pemudik melintas saat rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional di Tol Cipali KM 110, Subang, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Rekayasa lalu lintas satu arah nasional dari KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang-Solo resmi diterapkan pada pukul 13.30 WIB untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Rekayasa lalu lintas berupa one way di Tol Cipali, resmi berakhir, Rabu (25/3/2026) pukul 17.50 WIB. Hal itu menyusul menurunnya arus balik kendaraan ke arah Jakarta seiring berakhirnya libur Lebaran Idul Fitri 2026.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengatakan, pengembalian lalu lintas menjadi normal (dua arah) telah diberlakukan di ruas Tol Cipali. Penerapan itu menutup rangkaian rekayasa lalu lintas one way arah Jakarta dari KM 263 (Pejagan–Pemalang) hingga KM 70 (Jakarta–Cikampek) yang diimplementasikan sejak Senin, 23 Maret 2026 pukul 17.08 WIB.
Sebelumnya, langkah persiapan berupa sterilisasi jalur arah Cirebon serta rest area telah dilaksanakan sejak pukul 15.30 WIB. Adapun proses pelaksanaan rekayasa lalu lintas bersifat situasional mengikuti diskresi dari pihak Korlantas Polri.
Ardam menyebutkan, berdasarkan data periode pukul 00.00 hingga 17.00 WIB, arus lalu lintas menuju Jakarta terpantau dengan kondisi ramai lancar. Tercatat sekitar 67 ribu kendaraan telah melintasi Cikopo menuju Jakarta.
“Jumlah itu lebih rendah 10 persen dibandingkan periode yang sama kemarin,” katanya.
Astra Tol Cipali pun mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Selain itu, mereka juga wajib mematuhi arahan petugas di lapangan di masa normalisasi rekayasa lalu lintas.

2 hours ago
3






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)

















