Aset BTN Tembus Rp510 Triliun, Tumbuh 8,6 Persen

1 day ago 5

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan kinerja solid hingga akhir 2025 di tengah dinamika ekonomi dan tantangan makro. Total aset BTN tumbuh 8,6 persen secara tahunan (yoy) menjadi sekitar Rp510 triliun.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, capaian tersebut menunjukkan ketahanan fundamental perseroan di tengah proses pemulihan ekonomi nasional dan ketidakpastian global yang masih berlangsung.

“Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan kredit serta dana pihak ketiga (DPK) yang tetap positif dan sehat. Rasio keuangan BTN juga terjaga dan berada di atas ketentuan minimal regulator," kata Nixon dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN  di Menara BTN Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Menurut Nixon, kinerja positif tersebut tidak terlepas dari konsistensi BTN dalam menjaga kualitas pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat struktur organisasi agar tetap adaptif terhadap dinamika industri perbankan dan tantangan ke depan.

Hal tersebut sejalan dengan keputusan RUPSLB yang digelar hari ini, antara lain menyetujui penyesuaian anggaran dasar perseroan dan pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026.

Penyesuaian anggaran dasar dilakukan seiring berlakunya Undang-Undang BUMN Nomor 16 Tahun 2025. Sebagai badan usaha milik negara, BTN wajib menyesuaikan anggaran dasarnya dengan ketentuan regulasi terbaru guna memperkuat tata kelola perusahaan.

Nixon menegaskan, penyesuaian tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis.

“Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk mendukung transformasi bisnis berjalan lebih efektif dan memberikan kontribusi bagi penguatan ekonomi,” ujarnya.

BTN optimistis kinerja positif tersebut akan terus berlanjut seiring peran strategis perseroan dalam mendukung pembiayaan sektor perumahan nasional, termasuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah, serta menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan.

Read Entire Article
Food |