Seorang pedagang menarik sapi kurban yang akan dijual di Mataram, NTB, Jumat (8/7/2022).
REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Badan Karantina Indonesia memastikan distribusi hewan kurban dari daerah menuju kawasan perkotaan segera rampung sebelum Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei 2026.
Deputi Bidang Karantina Hewan Sriyanto mengatakan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai salah satu penopang utama pasokan sapi kurban di wilayah Jabodetabek telah melewati masa distribusi puncak pada pekan lalu.
"Jumlah sapi hampir semua sudah terangkut, sehingga sisa waktu sekitar 38 hari menjelang Idul Adha mudah-mudahan sudah selesai," ujarnya saat meninjau antrean truk pengangkut hewan kurban di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, NTB, Sabtu (18/4/2026).
Sriyanto mengatakan sapi kurban yang didistribusikan dari NTB ke Jabodetabek pada 2025 sekitar 25 ribu ekor, sedangkan jumlah yang sudah terdistribusi mencapai 19 ribu ekor per 18 April 2026.
Data statistik pengiriman sapi dari NTB sepanjang Januari 2026 tercatat sebanyak 1.454 ekor, Februari sebanyak 733 ekor, Maret sebanyak 4.791 ekor, dan pada 1-18 April mencapai hampir 12 ribu ekor.
Menurutnya, tren tersebut mengindikasikan percepatan distribusi menjelang puncak kebutuhan hewan kurban sebelum pelaksanaan hari raya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan truk tampak mengantre di area Pelabuhan Gili Mas. Suasana kali ini sangat berbeda dengan kondisi tahun lalu yang penuh sesak dan antrean truk mengular hingga ke jalan raya.
sumber : Antara

4 hours ago
2

















































